• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Jumat, 25 Februari 2022 - 15:54 WIB

Nestapa Pedagang Yang Direlokasi Akibat Proyek Jalan Tembus Dinas PUPR Magetan.

Deretan Warung Mamin Diarea Relokasi Proyek Jalan Tembus Pasar Sayur - Sukowinangun Magetan. (Joko Nugroho/Magetan).

Deretan Warung Mamin Diarea Relokasi Proyek Jalan Tembus Pasar Sayur - Sukowinangun Magetan. (Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Proyek jalan tembus Sukowinangun – Pasar Sayur yang diampu Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan ternyata berdampak bagi pelaku usaha yang direlokasi ke tempat baru.

Sejak menempati area baru yang menyingkir dari hiruk-pikuk Pasar Sayur Magetan, para pemilik warung Makanan dan Minuman (Mamin) mengeluh akibat sepinya pembeli. ” Ketika ditempat lama sehari mencapai 150-300 ribu rupiah, setelah dipindah paling cuma 20 sampai 35 ribu rupiah itu sudah banyak,” kata Ismiatun (55), pemilik warung Mamin, Jumat (25/2).

Baca Juga :  Tebas Korupsi Dan Torehkan Prestasi Di Magetan, Antarkan Ely Rahmawati Tempati Jabatan Aspidsus Kejati NTB.

Bahkan menurut Ismiatun, banyak lokasi usaha yang memilih tutup karena tidak ada pembeli sama sekali paska diminta pindah sejak enam bulan lalu. ” Banyak yang tutup, karena sepi. Untuk beli beras saja tidak bisa,” ungkapnya.

Ismiatun tidak dapat berkata – kata ketika ditanya apa harapan kepada Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan terkait dampak relokasi tersebut.

Baca Juga :  Dewan Pertanyakan Kabar Moratorium Izin Toko Waralaba.

Terpisah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Muhtar Wahid menargetkan diakhir Pemerintahan Bupati Suprawoto (tahun 2023.red) proyek jalan tembus Sukowinangun – Pasar Sayur rampung. Anggaran sebesar Rp 1 miliar disiapkan untuk memuluskan proyek tersebut.

” Tahun ini ada pekerjaan tapi hanya 180 juta untuk pembersihan dan pondasi jalan. Tahun 2023 di rencanakan selesai, anggaran 1 miliar,” jelas Muhtar Wahid.

Berita ini 130 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Ony Tunggu Ide PWN Majukan Ngawi.

Berita Update

Di Magetan, Angka Kecelakaan Libatkan Pelajar Naik 90,72%.

Berita Update

HUT Ke-454 Kabupaten Madiun, Dewan Gelar Paripurna Istimewa.

Berita Update

Apa Kabar Proyek Rumah Sakit Darurat?

Berita Update

Klarifikasi Dobel Transfer Insentif Nakes, Dewan Bakal Panggil Dinkes Ponorogo.

Berita Update

Kejari Magetan Lounching Rumah Restorative Justice

Berita Update

Penanganan Pemkab Pacitan Dinilai Belum Maksimal, Warga Pilih Swadaya Bangun Tanggul Bambu.

Berita Update

Pembeli Daging Di Kota Madiun Kuatir Ternak Terjangkit PMK.