Home / Berita Update / Pemerintahan / Politik

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:57 WIB

Paripurna DPRD Kota Madiun, Dewan Pertanyakan Piutang Mancet LKK Dan SILPA.

Wali Kota Madiun  Menyampaikan Jawaban Atas PU Fraksi DPRD Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Wali Kota Madiun Menyampaikan Jawaban Atas PU Fraksi DPRD Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Wali Kota (Walkot) Madiun terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021, Selasa ( 24/5).

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan jika telah menjawab pertanyaan dan saran dari berbagai fraksi di DPRD Kota Madiun. ” Saya kira tidak ada masalah. Tadi sudah dijawab semuanya, dan jawaban-jawaban sudah dipahami semua fraksi, ” kata Maidi, Selasa (24/5).

Baca Juga :  Bupati Magetan Rotasi 6 Kepala OPD.

Sejumlah Fraksi DPRD Kota Madiun mempertanyakan tentang pelaksanaan program pengguliran dana oleh Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) sampai tahun 2021, Karena terdapat penyisihan piutang macet atas dana bergulir per 31 Desember 2021 sebesar 9,7 Miliar. Dan angka ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2020 yang lalu sebesar 4,8 Miliar. ” LKK itu memang warisan dulu-dulu. Jadi warisan piutang dulu ada yang pengurus baru. Tapi insyaallah ini sudah ditindaklanjuti Inspektorat, ” ujar Wali Kota Madiun.

Baca Juga :  Harga Komoditas Di Pasar Besar Ngawi Stabil.

Terkait Sisa Lebih Pendapatan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Madiun yang tinggi karena optimalnya segala kegiatan yang dapat dicapai, ” SILPA banyak itu bukan karena tidak bisa menjalankan kegiatan, justru karena SIlLPA banyak itu kegiatan optimal bisa kita rem, ” cetus Maidi.

Berita ini 57 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kantor DPMPTSP Magetan Tertimpa Pohon Besar.

Berita Update

Disperindag Dan Kejari Magetan Teken MoU Pendampingan Hukum Bidang Datun.

Berita Update

Diserang Hama, Hektaran Padi Di Ngawi Gagal Panen.

Berita Update

Tahun Ini, Bupati Ngawi Targetkan 500 Ha Lahan Pertanian Beralih Ke Pupuk Organik.

Berita Update

Edukasi Larangan Jual Rokok Ilegal, Satpol PP Pacitan dan Bea Cukai Madiun Blusukan Ke Pasar Tradisional.

Berita Update

Kejari Magetan Lounching Rumah Restorative Justice

Berita Update

Kasus Wabah PMK Meluas, 5 Sapi Di Magetan Kembali Terpapar.

Berita Update

Taruh Rp 175 Miliar Di Bank Jatim, Pemkab Magetan Dapat Bunga 4%.