Pemkab Magetan Masih Tutup Pasar Hewan!

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Hewan Buluharjo Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Pasar Hewan Buluharjo Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan hingga kini masih menutup aktifitas di Pasar Hewan. Gelombang penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terus meluas membuat Pemkab Magetan tidak gegabah membuka pasar hewan plat merah tersebut.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan jika enam pasar hewan milik Pemkab Magetan masih tutup. ” Yang dikelola Disperindag ada enam. Hingga kini memang kita tutup semua, mulai pasar hewan plaosan, panekan, parang, kawedanan, maospati dan barat, “ kata Mohammad Anwar Handoko, Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Disperindag Magetan, Kamis (23/6).

Baca Juga :  Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Pun, Disperindag Kabupaten Magetan belum mengetahui sampai kapan Penutupan pasar hewan akan diakhiri. ” Kita belum tahu, karena memang sampai sekarang kondisinya belum memungkinkan”, tegas Mohammad Anwar Handoko.

DijelaskanMohammad Anwar Handoko, penutupan pasar hewan merupakan hasil kajian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait perkembangan kasus PMK di Magetan. ” Tinggal menungu izin dan perintah, akan kami buka kembali jika PMK sudah tertangani”, pungkas Kabid Pasar Disperindag Magetan.

Baca Juga :  Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sebagai informasi, Pemkab Magetan memutuskan menutup 6 Pasar Hewan sejak 17 Mei 2022 lalu. Kebijakan ini mencegah penyebaran wabah PMK agar tidak semakin meluas ke ternak – ternak lain.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB