Home / Berita Update / Pemerintahan

Kamis, 9 Juni 2022 - 08:38 WIB

Pemkot Madiun Sosialisasi Adminduk.

Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan sambutan dalam Sosialisasi peraturan perundangan Adminduk Capil di salah satu Hotel di Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan sambutan dalam Sosialisasi peraturan perundangan Adminduk Capil di salah satu Hotel di Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar sosialisasi Perundang-undangan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Adminduk Capil), Rabu (8/6).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tentang Pencatatan nama pada dokumen kependudukan serta sosialisasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam genggaman.

Menurut Wali Kota (Walkot) Madiun Maidi, pengurusan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kota Madiun dipastikan terlayani dengan cepat dan akurat. ” Di anjungan langsung bisa, ingin KTP, ingin KK bisa, tapi kalau lebih detail dan lengkap paling sehari dua hari bisa, ” kata Maidi, Rabu (6/8).

Baca Juga :  Bupati Magetan Harap Perhutani Perpanjang MoU.

Maidi menambahkan, data akurat dan pelayanan yang cepat penting dalam urusan Adminduk untuk masyarakat, salah satunya dalam pengurusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). ” Langsung bisa, tinggal tekan tombol saja, Anak-anak daftar dukcapil sudah siap semua, ” Katanya.

Baca Juga :  Diduga Ada Bansos Tidak Tepat Sasaran, DPRD Pacitan Bakal Periksa DTKS.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Agus Triono, berharap melalui sosialisasi ini informasi tentang Adminduk dapat dipahami. ” Harapannya supaya masyarakat bisa mengetahui, bahwa ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi dalam pencatatan nama di dokumen kependudukan, dan maksimal tidak boleh memakai karakter angka, tanda baca dan sebagainya, termasuk melebihi jumlah karakter, ” Jelasnya.

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Ngaku Bupati Pacitan, Oknum Sebar Pesan Singkat Minta Sumbangan.

Berita Update

Warga Berharap Pemkab Pacitan Keluarkan Regulasi Perlindungan Burung Hantu.

Berita Update

Tuntutan Tidak Digubris, PMII Magetan Pastikan Bakal Demo Berjilid

Berita Update

Potret Infrastruktur Kabupaten Pacitan.

Berita Update

ASN Magetan Bakal Terima Gaji Ke-13 + THR.

Berita Update

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Madiun Gelar Operasi Pamor Keris.

Berita Update

Puluhan PKL Dapat Bantuan Gerobak Dari Bupati Magetan.

Berita Update

Ke Madiun, Gubernur Jatim Kenalkan Desa Devisa.