• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Kamis, 9 Juni 2022 - 08:38 WIB

Pemkot Madiun Sosialisasi Adminduk.

Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan sambutan dalam Sosialisasi peraturan perundangan Adminduk Capil di salah satu Hotel di Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan sambutan dalam Sosialisasi peraturan perundangan Adminduk Capil di salah satu Hotel di Kota Madiun. ( Bayu Septian/Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar sosialisasi Perundang-undangan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Adminduk Capil), Rabu (8/6).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tentang Pencatatan nama pada dokumen kependudukan serta sosialisasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam genggaman.

Menurut Wali Kota (Walkot) Madiun Maidi, pengurusan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kota Madiun dipastikan terlayani dengan cepat dan akurat. ” Di anjungan langsung bisa, ingin KTP, ingin KK bisa, tapi kalau lebih detail dan lengkap paling sehari dua hari bisa, ” kata Maidi, Rabu (6/8).

Baca Juga :  Jabatan Plt Dirut RSUD Selesai Pekan Depan.

Maidi menambahkan, data akurat dan pelayanan yang cepat penting dalam urusan Adminduk untuk masyarakat, salah satunya dalam pengurusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). ” Langsung bisa, tinggal tekan tombol saja, Anak-anak daftar dukcapil sudah siap semua, ” Katanya.

Baca Juga :  Lutfil Hakim Terpilih Sebagai Ketua PWI Jatim

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Agus Triono, berharap melalui sosialisasi ini informasi tentang Adminduk dapat dipahami. ” Harapannya supaya masyarakat bisa mengetahui, bahwa ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi dalam pencatatan nama di dokumen kependudukan, dan maksimal tidak boleh memakai karakter angka, tanda baca dan sebagainya, termasuk melebihi jumlah karakter, ” Jelasnya.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Potensi PAD 27 Ribu Pemilik Timbangan Tidak Tertagih.

Berita Update

Proyek Kampung Susu Lawu Dikucuri Rp 458 Juta.

Berita Update

Mayat Perempuan Ditemukan Di Tebing Sungai Gandong Magetan

Berita Update

Dinas TPHPKP Magetan Gelar Lomba Cipta Menu Pangan.

Berita Update

Ledakan Kasus Covid-19 Kota Madiun Terus Terjadi.

Berita Update

Pedagang Pasar Minulyo Pacitan Resah Kabar Kenaikan Tarif Sewa Kios.

Berita Update

Kapolres Ngawi Kawal Vaksinasi Merdeka Anak.
Kajari Magetan Ely Rahmawati Pimpin Sosialisasi PPS dan LA di Kantor Bappeda Magetan. ( Ist/Jatimnesia/Magetan).

Berita Update

Cegah Tipikor, Kejari Magetan Sosialisasi PPS dan LA.