Home / Berita Update

Senin, 6 Desember 2021 - 17:26 WIB

Penanganan Pemkab Pacitan Dinilai Belum Maksimal, Warga Pilih Swadaya Bangun Tanggul Bambu.

Warga memasang Tanggul Dari Bambu. ( Suluh Apriyanto/Pacitan)

Warga memasang Tanggul Dari Bambu. ( Suluh Apriyanto/Pacitan)

PACITAN (Jatimnesia.com)- Tingginya itensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Pacitan dalam beberapa pekan terakhir membuat warga kuatir, khususnya yang tinggal disepanjang sungai Grindulu.

Sejumlah tebing sungai tergerus air sungai yang mengalir deras akibat tingginya debit air.

Meskipun sudah ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan. Namun bagi masyarakat masih kurang maksimal.

“ Karena kurang maksimal, maka kami inisiatif mengambil sikap untuk mengadakan swadaya masyarakat meskipun apa- adanya,” kata Agus Palgunandi, Kepala Desa Gembong Kecamatan Arjosari, Senin (6/12).

Baca Juga :  Potensi Tabrak SE, Kabag Kesra Magetan Larang Peserta Pawai Ta'aruf Gunakan Ranmor

Warga desa Gembong berharap ayaman bambu yang dipatok digerusan pinggir sungai tersebut dapat menangkal longsor susulan dipinggir aliran air sungai Grindulu. “ semoga dengan ketekatan kami ini akan bisa menahan derasnya aliran sungai Grindulu.Paling tidak dengan adanya tindakan ini masyarakat merasa nyaman,” ungkap Kades Gembong.

Baca Juga :  Kemenag Ponorogo Terapkan PTM 100%.

Supriyanto (50) warga Desa Gembong menilai, langkah Agus Palgunandi tepat yang cepat menangani masalah kikisan air sungai grindulu tersebut. ” Ini harus kita lakukan, saya sangat senang dengan ketegasan Kades kami yang cepat mengambil kesimpulan. Karena ini adalah bencana yang harus secepatnya di sikapi, bukan untuk di obrolkan saja,” ujar Supriyanto.

Berita ini 125 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Berjuang Melawan Kanker, Wanita Di Pacitan Butuh Bantuan Dermawan.

Berita Update

Dinilai Kurang Koordinasi, DPRD Pacitan Singgung Disperindanaker Pacitan.

Berita Update

Kecewa Ditalak Suami, Seorang Istri Di Ponorogo Robohkan Rumah.

Berita Update

Adukan Masalah Pupuk, Ratusan Petani Madiun Lurug Kantor DPRD.

Berita Update

OP Migor Pemkab Ngawi, 1.000 Liter Ludes Seketika.

Berita Update

Di Pacitan, Kades Sambat Dewan Karena ADD Dipangkas Miliaran

Berita Update

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Besar Ngawi.

Berita Update

Muncul Kabar Direksi PDAM Magetan Ditetapkan Tersangka Kejari Kota Madiun?