Penanganan Pemkab Pacitan Dinilai Belum Maksimal, Warga Pilih Swadaya Bangun Tanggul Bambu.

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memasang Tanggul Dari Bambu. ( Suluh Apriyanto/Pacitan)

Warga memasang Tanggul Dari Bambu. ( Suluh Apriyanto/Pacitan)

PACITAN (Jatimnesia.com)- Tingginya itensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Pacitan dalam beberapa pekan terakhir membuat warga kuatir, khususnya yang tinggal disepanjang sungai Grindulu.

Sejumlah tebing sungai tergerus air sungai yang mengalir deras akibat tingginya debit air.

Meskipun sudah ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan. Namun bagi masyarakat masih kurang maksimal.

“ Karena kurang maksimal, maka kami inisiatif mengambil sikap untuk mengadakan swadaya masyarakat meskipun apa- adanya,” kata Agus Palgunandi, Kepala Desa Gembong Kecamatan Arjosari, Senin (6/12).

Baca Juga :  Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.

Warga desa Gembong berharap ayaman bambu yang dipatok digerusan pinggir sungai tersebut dapat menangkal longsor susulan dipinggir aliran air sungai Grindulu. “ semoga dengan ketekatan kami ini akan bisa menahan derasnya aliran sungai Grindulu.Paling tidak dengan adanya tindakan ini masyarakat merasa nyaman,” ungkap Kades Gembong.

Baca Juga :  Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Supriyanto (50) warga Desa Gembong menilai, langkah Agus Palgunandi tepat yang cepat menangani masalah kikisan air sungai grindulu tersebut. ” Ini harus kita lakukan, saya sangat senang dengan ketegasan Kades kami yang cepat mengambil kesimpulan. Karena ini adalah bencana yang harus secepatnya di sikapi, bukan untuk di obrolkan saja,” ujar Supriyanto.

Berita Terkait

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !
SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.
Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.
Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.
Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.
Mobil Rombongan Wisata Dari Tuban Terbalik Di Jalan Tembus Magetan- Karanganyar.
Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.
Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 15:43 WIB

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:54 WIB

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:55 WIB

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:34 WIB

Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:29 WIB

Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:48 WIB

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:34 WIB

Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:44 WIB

Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT. BPRS Magetan [ Perseroda]

Berita Terbaru

Pantau Hilal ( Jatimnesia)

Berita Update

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Mar 2024 - 22:54 WIB

Kantor KPU Kabupaten Magetan. ( Septian/Magetan).

Berita Update

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:55 WIB