• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Selasa, 12 Oktober 2021 - 16:28 WIB

Permensos 5/2021, BPNT Pakai Produk Lokal.

bpnt.

bpnt.

Magetan (Jatimnesia.com)- Unsur protein hewani dari Komponen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) salah satunya adalah telor.

Jika menilik data Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan periode September 2021 jumlah KPM penerima BPNT sebanyak 37 ribu keluarga.

Kepala Dinsos Kabupaten Magetan Yayuk Sri Rahayu memastikan jika jatah telor dalam material BPNT sebanyak 1Kg per KPM. ” Per paket 1 Kg telor,” kata Kadinsos Kabupaten Magetan, Selasa (12/10).

Baca Juga :  Lahan Diserang Hama, Petani Berharap Bupati Pacitan Tahu.

Program BPNT Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Kabupaten Magetan mampu menyedot kurang lebih 37 ribu Kilogram (Kg) produksi telor.

Yayuk meminta pengelola e-Warung yang menyediakan paket BPNT agar memberdayakan peternak sekitar tempat tinggal. ” Kami himbau agar komponen baik hewani, nabati maupun komponen lain agar memberdayakan produk lokal,” ungkap Kadinsos Kabupaten Magetan.

Alasan Yayuk pemanfaatan produksi lokal sesuai Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Program Sembako. ” Sesuai Permensos memang menggunakan bahan pangan produk lokal,” ungkap Kadinsos Kabupaten Magetan.

Baca Juga :  SBY Ke Pacitan, Okupansi Hotel Meningkat Tajam.

Sebagai informasi KPM program BPNT merupakan usulan dari Kelurahan/Desa. Kemudian ditetapkan oleh Kemensos RI sesuai kuota untuk Kabupaten/Kota.

Bantuan non tunai senilai Rp 200 ribu akan ditransfer melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). KPM dilarang meminta bantuan tersebut secara tunai namun ditukar dengan BPNT berupa Beras 10 Kg, Protein hewani ( telor, ikan,daging), Protein nabati ( tempe, tahu), Buah dan Sayuran.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kabag Hukum Pacitan Beber Polemik Biaya PTSL.

Berita Update

Kenalkan Ini Mbah Arjo Tukiran, Berikut Kisah Sosialnya!

Berita Update

Jual Beli Dipasar Tradisional Wajib Prokes.

Berita Update

Bupati dan Ketua KONI Lepas 143 Atlet Magetan Ke Porprov VII.

Berita Update

Target Pemkot Madiun, Vaksin Anak Sebelum Lebaran Kelar.

Berita Update

Pocadi Tutup Lagi, Masyarakat “Kecele”

Berita Update

Wabup Ngawi Sidak Posko Banjir.

Berita Update

Dinas Perkim Magetan Garap 808 Unit RTLH.