Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 9 Maret 2022 - 18:42 WIB

Petani Pacitan Keluhkan Harga Gabah Anjlok.

Bambang Hermanto,petani di Pacitan saat musim panen raya. ( Apriyanto/Pacitan).

Bambang Hermanto,petani di Pacitan saat musim panen raya. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN – (Jatimnesia.com)- Musim panen raya padi di Kabupaten Pacitan harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena dikala panen tiba harga gabah tidak beraturan, diduga ada permainan oleh oknum tengkulak demi mencari untung besar.

Sebagai informasi, saat ini harga gabah kering di Kabupaten Pacitan dihargai Rp 4.500/ Kilogram (Kg) dari sebelumnya Rp 5.000/ Kg.

” Saat musim panen harga gabah kering turun lima ratus rupiah per kilogram, seolah – olah harga gabah yang baru selesai dipanen nyaris tidak ada harganya. Tengkulak hanya membeli dengan harga di bawah tiga ribu rupiah per kilogram “, kata Bambang Hermanto (50), petani warga Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Rabu (9/3).

Baca Juga :  Kota Madiun Level 4, PKL Alon - Alon Mengaku Sepi Pembeli.

Menurut Bambang Hermanto, percuma pemerintah menggembar-gemborkan petani milenial, kalau ternyata hasilnya menyakitkan.” Paling susah itu mempunyai pekerjaan petani, tidak ada daya, ” tegasnya.

Baca Juga :  Capaian Vaksin Booster Pacitan Baru 4,69 %

Petani tidak hanya menanam dan memanen, butuh pemeliharaan yang tidak sedikit biaya untuk dapat hasil.” Kita ini khan pakai modal dan pengorbanan, belum lagi kalau ada hama menyerang, kelangkaan pupuk dan lain-lainnya,” pungkas Bambang Hermanto.

Berita ini 28 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Migor Mahal, Produsen Kerupuk Madiun Gulung Tikar.

Berita Update

Kasus DBD Magetan, Januari Naik 3 Kali Lipat.

Berita Update

17 Agustus, Satlantas Magetan Hentikan Aktifitas Ranmor Selama 3 Menit.

Berita Update

Kota Madiun Ada Rumah Restorative Justice, Wali Kota : Jangan Sepelekan Hukum !

Berita Update

13 Orang Meninggal Karena Erupsi Gunung Semeru.

Berita Update

Desa – Desa di Ngawi Gencar Vaksinasi.

Berita Update

Ketua DPRD Magetan Prihatin Kondisi Kios Telaga Wahyu Rp 1,4 Miliar.

Berita Update

Madrasah Di Kabupaten Pacitan Kesulitan Anggaran Berlaga Di Porseni Tulungagung.