• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update

Jumat, 10 Desember 2021 - 14:20 WIB

Prihatin DBD Serang Pacitan, Aparat Gabungan Bersihkan Saluran Air.

Kegiatan Pembersihan Saluran Air Lingkungan Blumbang Kelurahan Ploso Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Kegiatan Pembersihan Saluran Air Lingkungan Blumbang Kelurahan Ploso Kabupaten Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Kasus Demam Berdarah (DBD) yang menjangkiti warga Kabupaten Pacitan mengundang keprihatinan semua pihak, salah satunya TNI.

Tidak ingin kasus DBD terus meluas, TNI bersama POLRI di Kabupaten Pacitan gotong royong membersihkan tempat – tempat yang berpotensi menjadi sarang Aedes aegypti  jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Aparat gabungan TNI, POLRI serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pacitan berjibaku menormalisasi tumpukan sampah serta endapan lumpur saluran air Lingkungan Blumbang Kelurahan Ploso Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :  Di Kabupaten Madiun, 15 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan Serentak.

Komandan Koramil (Danramil) 0801/01 Pacitan Kapten Kav. Dadut Setiawan mengatakan jika kegiatan sapu bersih sampah dan endapan lumpur tidak hanya mengandalkan otot semata namun akal seluruh personil yang terlibat. ” Meskipun ini kerja bhakti, tapi di sini kita tidak hanya memakai okol tapi juga memakai akal. bila dikerjakan bersama-sama tentu pekerjaan akan segera selasai dan yang paling utama adalah hasilnya,” kata Dadut Setiawan. Jum’at (10/12).

Selain Satpol PP dan Polri, TNI juga melibatkan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai penyemprot endapan lumpur yang mustahil dilakukan dengan tenaga manusia. ” Kita bekerja tidak cukup dengan tenaga saja, tapi memakai akal. Untuk itu kita ajak Damkar untuk membantu kami menyemprot endapan tanah yang ada di kolong jembatan rumah warga, hasilnya seperti ini. Air mengalir lancar, sampah dan endapan tanah di saluran air pun berkurang. Sehingga bila hujan deras tidak akan terjadi banjir, ” pungkas Kapten Kav. Dadut Setiawan.

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Ratusan Ranmor Di Magetan Mulai Gunakan Plat Nomor Putih.

Berita Update

Tidak Kunjung Diperbaiki, Warga Ponorogo Bangun Jembatan Bambu.

Berita Update

Kecelakaan Kereta Kelinci Di Madiun, Nenek dan Cucu Meninggal.

Berita Update

Nyaru Anggota DPRD Pacitan, OTK Sebar Pesan Whatsaap Minta Sumbangan Uang.

Berita Update

13 Tahun Menulis Dalam Dua Bahasa, Bupati Magetan Terima Rekor Dunia.

Berita Update

Dinas PUPR Rehabilitasi Jaringan Irigasi Ngampru.

Advertorial

Razia Gabungan Bea Cukai Madiun – Satpol PP Magetan Temukan Rokok Ilegal Di Maospati

Berita Update

Di Kota Madiun, Ledakan Jumlah Terpapar Covid-19 Masih Tinggi.