Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:32 WIB

Produk Hukum DPRD Bawa Magetan Hattrick Penghargaan Nirwasita Tantra 2021.

Wakil Ketua DPRD Magetan dr. Panganyoman Menerima Penghargaan Dari KLH. (Ist/Jatimnesia/Magetan).

Wakil Ketua DPRD Magetan dr. Panganyoman Menerima Penghargaan Dari KLH. (Ist/Jatimnesia/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Produk hukum yang ditelorkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan tentang lingkungan hidup berhasil mengantarkan Kabupaten Magetan meraih Nirwasita Tantra 2021.

Tidak hanya satu, Kabupaten Magetan berhasil Hattrick dalam penghargaan Green Leadership tersebut yakni Pemkab Magetan menerima Terbaik III untuk Pemerintahan Daerah Kategori Kabupaten Sedang, DPRD Kabupaten Magetan menerima Terbaik III untuk DPRD Tingkat Kabupaten Kategori Kabupaten Sedang dan Bupati Kabupaten Magetan menerima Terbaik III untuk Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Kategori Kabupaten Sedang.

Wakil Ketua DPRD Magetan, dr. Panganyoman, mengamini jika DPRD Magetan telah mengesahkan berbagai produk hukum untuk menjaga lingkungan di Kabupaten Magetan. ” DPRD Magetan jelas telah mengeluarkan Peraturan Daerah inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan sampah organik menjadi Kompos, lalu Perda tentang Ruang Terbuka Hijau dan Perlindungan terhadap Pohon,” jelas Wakil Ketua DRPD Magetan, Rabu ( 20/7).

Baca Juga :  Paska Diserahkan Bupati, DPRD Magetan Marathon Bahas P-APBD 2022.

Panganyoman memastikan, seluruh Legislator hingga kini aktif terus mensosialisasikan Perda – Perda tentang lingkungan hidup agar masyarakat Magetan ikut berpatisipasi. ” Dan DPRD sampai saat ini masih terus mensosialisasikan perda-perda tersebut agar tumbuh kesadaran masyarakat,” jelas Politisi Partai Demokrat tersebut.

Baca Juga :  Cegah PMK Meluas, Disnakan Magetan Kerahkan 50 Petugas Untuk Edukasi dan Pengawasan Ternak.

Disisi lain, dr. Panganyoman berharap ada perhatian khusus Pemkab Magetan kepada para penggiat sampah di Kabupaten Magetan salah satunya kucuran insentif. ” Harapan besar kami begini, di dalam pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat seperti bank sampah, di Perda khan ada aturan berkenaan insentif, ya mohon bagi bank sampah yang aktif mengelola sampah atau kompos diberikan insentif. Selama ini sudah ada dalam bentuk pemberian kendaraan roda 3 (tiga), tapi masih perlu pemerataan dan bentuk insentif yang lain, misal pemberian modal untuk kelompok”, pungkasnya.

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Tebas Korupsi Dan Torehkan Prestasi Di Magetan, Antarkan Ely Rahmawati Tempati Jabatan Aspidsus Kejati NTB.

Berita Update

MenKop Minta Pemda Dampingi UKM Agar Dapat KUR.

Berita Update

Pemkab Bangunkan Gedung Sarpras Polres Magetan Senilai Rp 2 Miliar.
Kopikir Magetan Gelar Aksi Kesehatan

Berita Update

Kopikir Magetan Gelar Aksi Peduli Kesehatan.

Berita Update

Kontrak Kerja Relawan Kesehatan Tidak Diperpanjang.

Berita Update

Liburan Ke Pacitan Belum Vaksin, Siap – Siap Suntik Ditempat.

Berita Update

Setelah Menunggu 2 Tahun, Ratusan CJH Magetan Bertolak Ke Tanah Suci.

Berita Update

BPBD Ponorogo Sisir Hutan Jati Cari Ibu Satu Anak Yang Menghilang.