Puluhan Ribu Warga Magetan Terima BLT BBM & BLT Sembako.

- Jurnalis

Selasa, 13 September 2022 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Menerima BLT BBM dan BLT Sembako. ( Joko Nugroho/Magetan).

Warga Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Menerima BLT BBM dan BLT Sembako. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Puluhan ribu warga Kabupaten Magetan terdaftar sebagai penerima Bantuan sosial (Bansos) Bantuan Langsung Tunai (BLT) kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diterapkan pemerintah sejak Sabtu (3/9) lalu.

Di Kecamatan Sukomoro, ada 2.100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BLT BBM tersebut. Ribuan warga tersebut berasal dari 14 desa.” Untuk hari ini yang diterimakan sejumlah 1.057 KPM dari 8 desa, sedangkan untuk besok ada 6 desa sekitar 1.043 KPM, jadi total di kecamatan Sukomoro untuk BLT BBM dan sembako ini sejumlah 2.100 KPM , ” kata Retno Budiarti, Kepala Seksi (kasi) kesejahteraan Sosialisasi (Kesos) Kecamatan Sukomoro, Selasa (13/9).

Baca Juga :  HUT Partai Gerindra Digelar Sederhana Di Blitar.

Retno Budiarti merinci, bansos yang diterima KPM tidak hanya BLT BBM namun ada BLT Sembako nilainya Rp 200 per KPM. ” Ini BLT BBM untuk September-Oktober, perbulannya Rp 150 Ribu dikali dua bulan jadi Rp 300 Ribu sama BLT sembako nilainya Rp 200 Ribu, jadi tiap orang nanti terimanya Rp 500 Ribu, ” bebernya.

Baca Juga :  Waspadai Calo Seleksi ASN Di Magetan.

Ketika dikonfirmasi kriteria penerimaan BLT BBM dan BLT Sembako, Kasi Kesos Kecamatan Sukomoro tersebut mengaku bahwa data tersebut sudah langsung dari Kementerian sosial ( Kemensos). ” Ini kita dapat datanya dari pusat, jadi kita untuk kecamatan hanya menyediakan tempat karena ini kerjasamanya dengan kantor pos, ” pungkas Retno Budiarti.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB