Home / Berita Update / Pemerintahan

Selasa, 28 Juni 2022 - 13:00 WIB

Ratusan Debitur Terdampak PMK, Ini solusi BRI Magetan.

Rifqi Deaz, Manajer Pemasaran Mikro, BRI Magetan. ( Redaksi/Jatimnesia).

Rifqi Deaz, Manajer Pemasaran Mikro, BRI Magetan. ( Redaksi/Jatimnesia).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Ratusan debitur Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Magetan terkena dampak wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK).

Selain terkendala penjualan karena ada penyekatan wilayah, ratusan nasabah BRI tersebut juga mengeluh akibat produksi susu ternaknya menurun. ” Nasabah terdampak karena susunya semakin kecil, juga tidak bisa menjual sapi keluar daerah,” kata Irfan Setiawan Munahar Kepala cabang (Kacab) BRI Magetan melalui Rifqi Deaz, Manajer Pemasaran Mikro, Senin (28/6).

Baca Juga :  Perbaikan Jembatan Ngantru, Jalur Ngawi - Bojonegoro Dialihkan Jalan Alternatif.

Menurut Rifqi Deaz, BRI Magetan siap menurunkan 125 matrinya untuk memberikan penyuluhan terkait PMK jika dibutuhkan oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan. ” Kami siap memberikan penyuluhan melalui mantri – mantri kami jika memang diperlukan setelah mendapatkan pengetahuan dari Dinas terkait,” ungkap Manajer Pemasaran Mikro BRI Magetan.

Baca Juga :  Pilkada Magetan Digelar 27 November 2024.

Sedangkan untuk debitur terdampak PMK dijelaskan Rifqi Deaz telah ada upaya dari BRI Magetan untuk restrukturisasi. ” Bisa melalui perpanjangan angsuran atau pelunasan sebagian pinjaman, ” pungkasnya.

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Stunting Di Pacitan Meroket Tajam.

Berita Update

Catur Widayat Kembali Pimpin RSUD Sayidiman Magetan.

Berita Update

Obyek Wisata Masih Tutup, Disparbud Magetan Berpedoman Inmendagri 42/2021.

Berita Update

Kenalkan Magetan, Bupati Suprawoto Inisiasi “Sobo Pendopo”.

Berita Update

Bunda Nanik Apreasiasi Karang Taruna Kreatif.

Berita Update

Bupati Pacitan Rotasi Ratusan ASN.

Berita Update

Kapolri Lantik 44 Eks Pegawai KPK Jadi ASN.

Berita Update

Kasus Sapi Terinveksi PMK Di Magetan Terus Bertambah, Jadi 25 Ekor.