Ratusan Warga Ponorogo Berebut Migor Seharga Rp 13.500 PerKg.

- Jurnalis

Selasa, 22 Februari 2022 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Antri Berebut Membeli Migor Rp 13.500 perliter. ( St/Ponorogo)

Warga Antri Berebut Membeli Migor Rp 13.500 perliter. ( St/Ponorogo)

PONOROGO (Jatimnesia.com)- Ratusan warga Kabupaten Ponorogo memandati lokasi Operasi Pasar (OP) Minyak goreng yang digelar Pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama distributor Migor dari Kabupaten Sidoarjo, Selasa (22/2).

Area OP Minyak goreng (Migor) yakni Paseban Alon-Alon Ponorogo, Kantor Kecamatan Kauman dan Kantor Kecamatan Pulung. Masyarakat yang ingin membeli Migor seharga Rp 13.500 Per Kg, wajib menyerahkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Untuk mendapatkan Migor harga dibawah pasaran Rp 14 ribu per Kg, warga sudah menunggu sejak Selasa Pagi. ” Antri sejak jam tujuh pagi. Susah banget mau ambil. Harus berjubel dengan warga, apalagi banyak yang maskernya dilepas,” kata Nur Laila (30), warga Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Selasa (22/2).

Baca Juga :  Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Sementara itu, keriuhan warga yang antri membeli Migor terjadi dibeberapa lokasi OP, salah satunya diarea Paseban Alun-Alun Ponorogo. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Ponorogo Lilik Slamet Raharjo hingga naik diatas kursi dan berteriak meminta warga mundur dan tertib. ” Mohon perhatian, mundur, mundur semua,” teriak Kasatpol PP Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga :  Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Sebagai informasi, Pemkab Ponorogo menggandeng agen Migor menggelar operasi pasar Migor murah di Kabupaten Ponorogo dengan kuota 6.000 Pcs. Operasi Migor digelar di tiga titik berbeda yakni Paseban Alon-Alon Ponorogo, Balai Kecamatan Kauman dan Kecamatan Pulung.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB