• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Sabtu, 2 Juli 2022 - 11:50 WIB

Satpol PP Ngawi Pastikan Aktifitas Gepeng Di Traffic Light Langgar Perda.

Arif Setiono, Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Ngawi. ( Bayu Septian/Ngawi).

Arif Setiono, Kabid Gakda Satpol PP Kabupaten Ngawi. ( Bayu Septian/Ngawi).

NGAWI (Jatimnesia.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi memastikan bakal menindak tegas Pengamen, Anak Jalanan (Anjal) maupun Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) yang nekat beraktifitas diarea traffic light.

Pasalnya kegiatan Anjal dan pengamen dinilai mengganggu Ketentraman dan Ketertiban umum (Trantibum) diwilayah Kabupaten Ngawi. Pun, aksi tersebut juga melanggar Peraturan daerah (Perda) bab VII tentang Tertib Sosial. ” Tercantum pada Perda nomor 1 tentang ketentraman dan ketertiban umum didalamnya pasal 40, ” kata Arif Setiono, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Kabupaten Ngawi, Jumat (1/7).

Baca Juga :  Pancaroba, Masyarakat Madiun Diminta Waspadai Ispa Hingga Serangan Demam Berdarah.

Arif Setiono memastikan, jika didapati ada masyarakat yang melanggar aturan tersebut, pihaknya bakal menindak tegas sesuai aturan perundang – undangan yang berlaku.” Setiap hari kita operasi kalau ketemu dibina, kalau diulangi lagi peralatan kita sita dan kita kirim ke Dinas sosial untuk pembinaan lanjutan, ” tegasnya.

Baca Juga :  Memperingati Hardiknas, Pelajar Ngawi Kenakan Baju Adat.

Sebagai informasi, Perda nomor 1 tentang Trantibum disebutkan pada pasal 40, setiap orang dilarang beraktifitas sebagai pengamen, pedagang asongan, pengelap mobil dijalanan, persimpangan atau kawasan tertentu. Dilarang beraktifitas sebagai pengemis. Dilarang memberi uang dalam bentuk apapun kepada pengamen, pengemis maupun Anjal disekitar lampu lalulintas, serta dilarang melakukan aktifitas sebagai pemulung rosok yang melakukan kegiatan pada malam hari.

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Dilantik Jadi Ketua Mabi Saka Kencana, Kadin PPKB PP Dan PA Magetan : Kita Integrasikan Kepramukaan Dengan Materi Keluarga Berencana.

Berita Update

Di Pacitan Harga Cabai Rp 25 Ribu Per Kilogram.

Berita Update

Siapa Pengelola PPU Maospati?

Berita Update

Ratusan Guru PPPK Terima SK Bupati Magetan.

Berita Update

Omset Anjlok, Pedagang Mamin Di Magetan Keluhkan Proyek Dinas PUPR.

Berita Update

Pileg 2024, Demokrat Pacitan Target 23 Kursi.

Berita Update

Ketum Partai Demokrat AHY Dikabarkan Kunjungi Pacitan.

Berita Update

Kasus Varian Omicron Indonesia 8 Orang.