• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 22 Juni 2022 - 20:14 WIB

Satpol PP Pacitan Dikucuri Dana Cukai Rp 2,2 Miliar.

Kabag Perekonomian SetKab Pacitan Sugeng Santoso. ( Apriyanto/Pacitan).

Kabag Perekonomian SetKab Pacitan Sugeng Santoso. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN ( Jatimnesia.com)- Kabupaten Pacitan mendapatkan dana sebesar Rp 22 Miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Mendasar pada Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 215/PMK.07/2021 Tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau belanja anggaran DBHCHT diatur sebagai berikut Informasi bidang penegakan hukum (Gakum) sebesar 10%, Kesejahteraan masyarakat 50% dan bidang Kesehatan 40%.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah (Setda) Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan DBHCHT tersebut dibagi tiga.” Dana tersebut akan kita bagi tiga yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama RSUD Pacitan, di Kesmas dan Satpol-PP,” kata Sugeng Santoso, Rabu (21/6).

Baca Juga :  Said Aqil Siroj Ke Madiun, Ini Agendanya.

Sugeng menjelaskan bahwa di Kesmas ada 50 persen dan akan di bagi menjadi 20 persen dan 30 persen. Pembagian prosentase tersebut akan di gunakan untuk bantuan di bidang Kesmas.” Kesmas ada 50 persen dibagi 30 persen untuk bantuan sosial berbentuk Bantuan Langsung Tunai untuk buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, buruh petani tembakau dan iuran jaminan perlindungan produksi tembakau. Sedangkan yang 20 persen untuk peningkatan kualitas bahan baku pembinaan industri dan pembinaan lingkungan sosial,” terangnya.

Baca Juga :  Magetan Sukses Menggelar Grand Final Duta GenRe 2022.

Sugeng menambahkan, sebesar 10 persen diperuntukan bagian Penegakan Hukum (Gakkum) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dengan nominal Rp 2,2 Miliar.” Untuk di Polisi Pamong Praja itu ada 10 persen dengan nilai 2,2 miliar. diperuntukan sosialisasi perundang-undangan cukai dan Monitoring sosialisasi Barang Kena Cukai (BKC) ilegal,” pungkasnya.

Berita ini 137 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Pacitan Minta Warga Jangan Asal Tebang Pohon.
Satgas Pamor Keris Ngawi menyampaikan sosialisasi dan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat. ( Ferdy/Ngawi)

Berita Update

Pamor Keris Ngawi Gencar Operasi Yustisi Area Kerumunan.

Berita Update

Bermunculan Obyek Wisata Baru Di Pacitan, Bupati Aji : Roda Ekonomi Berputar Cepat.

Berita Update

PIB Chapter Pacewetan Pacitan Ajak Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim.

Berita Update

KONI Magetan Kucuri Bonus Jutaan Rupiah Peraih Medali Porprov VII Jatim.

Berita Update

Jalan Tembus Pacitan – Wonogiri Amblas.

Berita Update

Bupati Magetan Lepas 12 ASN Purnatugas RSUD dr Sayidiman.

Berita Update

Dekatkan Layanan, Axel Florist Buka Toko Digital.