Selama Januari Terjadi 25 Kali Gempa Di Kabupaten Pacitan.

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erwin Andriatmoko, Kalaksa BPBD Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Erwin Andriatmoko, Kalaksa BPBD Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN- (Jatimnesia.com)- Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan merinci jumlah gempa bumi selama Januari 2022.

Terhitung, jumlah gempa bumi selama Januari dengan skala kecil sebanyak 25 kali dengan kekuatan 1,9 skala richter- 4,2 skala richter.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, memastikan tidak ada kerusakan serta korban jiwa akibat puluhan gempa selama Januari 2022 tersebut.” Gempa dengan skala kecil memang sering terjadi. Allhamdulillah, tidak ada guncangan keras yang dirasakan masyarakat, sehingga tidak ada kerusakan apapun,” kata Erwin Andriatmoko, Kamis (3/2).

Baca Juga :  Tradisi Larung Tumpeng Gono Bau Di Telaga Sarangan Magetan.

Bila dikaitkan dengan megathrust, Erwin Andriatmoko berharap dengan adanya gempa skala kecil maka akan mengurangi kekuatan seandainya megathrust terjadi. ” Secara umum memang kita berharap kalau dikaitkan dengan megathrust, dengan adanya gempa kecil dengan intensitas yang sering maka dengan adanya itu akan mengurangi kekuatan seandainya prediksi itu benar terjadi,” terang Kalaksa BPBD Pacitan.

Baca Juga :  Libatkan Ratusan Reporter, Kominfo Magetan Live Pemilu 2024.

BPBD Kabupaten Pacitan menghimbau masyarakat khusus warga Kabupaten Pacitan agar tetap tenang jika ada informasi tidak jelas terkait dugaan – dugaan akan terjadi gempa. ” Kami menghimbau agar masyarakat tetap tenang, jangan panik dan jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Pacitan merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas tektonik yang sangat aktif. Hal ini dikarenakan Pacitan merupakan wilayah yang terletak di zona konvergensi Lempeng Indo-Australia.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB