Sopir Truk Di Ngawi Gelar Aksi Tolak RUU ODOL.

- Jurnalis

Kamis, 24 Februari 2022 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas sopir truk di Ngawi, mendapat pengawalan ketat dari Satlantas Polres Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

Aksi solidaritas sopir truk di Ngawi, mendapat pengawalan ketat dari Satlantas Polres Ngawi. ( Ferdy/Ngawi).

NGAWI (Jatimnesia.com)- Beberapa waktu lalu puluhan sopir dari berbagai komunitas sopir di Kabupaten Ngawi mengadakan aksi damai solidaritas menolak Rancangan Undang-Undang ( RUU) Over Dimension dan Over Loading (RUU – ODOL).

Aksi digelar disejumlah lokasi seperti Ring road Timur, Ruas jalan Siliwangi, Pertigaan jalan arah pacing serta Ruas jalan Karangjati.

Menangapi aksi solidaritas para sopir angkutan tersebut Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi mengatakan, Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dibuat untuk menciptakan lalu lintas jalan yang aman dan tertib, dimana setiap kendaraaan yang beroperasi diwajibkan memenuhi persyaratan teknis laik jalan

Baca Juga :  Ratusan Jamaah Hadiri Sholawat Mushola Al Hikmah Pandean Maospati.

“ Program pemerintah ini sebenarnya sudah lama sekitar 4 atau 5 tahun lalu, saat ini sedang gencar-gencarnya untuk menuju Zero Odol 2023. Sosialisasi sudah sering kita lakukan, salah satunya saat sopir maupun pemilik truk melakukan Uji KIR kendaraan setiap 6 bulan sekali,“ kata Agus Riyanto, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi, Rabu (23/2).

Baca Juga :  Jam Sekolah Selama Ramadan Digodok Dinas Dikpora Magetan.

Agus Riyanto menampik anggapan bahwa pihaknya melakukan tebang pilih dalam penanganan over dimensi serta over tonase kendaraan yang tidak masuk timbangan. “ Saat ini kita sudah menjalankan tugas sesuai amanah UU dan aturan berlaku, Odol sendiri sangat membahayakan pengguna jalan lainnya dikarenakan tidak sesuai dengan sarat layak jalan,“ pungkas Kabid Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB