Home / Berita Update / Kesehatan

Jumat, 9 September 2022 - 17:50 WIB

Status RSD Ki Mageti Belum Dicabut.

RSD Ki Mageti Kabupaten Magetan ( Joko Nugroho/Magetan).

RSD Ki Mageti Kabupaten Magetan ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan memastikan jika status Rumah Sakit Darurat (RSD) Ki Mageti belum ditutup permanen seiring melandainya kasus Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Magetan dr. Rohmad Hidayat mengatakan status RSD Ki Mageti yakni Inaktif.” Status RS Darurat Ki Mageti adalah inaktif, jadi secara administratif masih teregistrasi sebagai RS Darurat dan belum ditutup, tetapi kondisi sekarang tidak ada pasien dan sifatnya standby,” kata dr. Rohmad Hidayat,  Jumat (9/9).

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Harga Sembako Di Pacitan Merangkak Naik.

Namun tidak menutup kemungkinan status RSD Ki Mageti akan ditutup permanen jika pandemi Covid-19 dinyatakan selesai. ” Menunggu status pandemi selesai,” tegas Kadinkes Magetan.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Dokter Sayidiman Kabupaten Magetan, dr. Rochmad Santoso, memastikan akan memfungsikan kembali gedung tersebut jika telah selesai dipakai untuk RSD. ” Pasti akan kami fungsikan sesuai kebutuhan rumah sakit,” ungkap Direktur RSUD Magetan.

Baca Juga :  Dialog Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Magetan Beber Sejarah Magetan.

Sebagai informasi, gedung yang dipakai RSD Ki Mageti merupakan proyek RSUD Dokter Sayidiman Tahun 2019 lalu. Gedung senilai Rp 6,8 miliar tersebut bersumber dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Wali Kota Madiun Ingatkan Pentingnya Pancasila.

Berita Update

Operasi Keselamatan Semeru 2022, Polres Madiun Libatkan 300 Personil Gabungan.

Berita Update

Ramai dibicarakan Adanya Polisi Tidur di Magetan, Ini Dasar Hukumnya!

Berita Update

Sarpras Olahraga Di Pacitan Jadi Sorotan DPRD.

Berita Update

Harga Tiket Bis AKAP Di Terminal Madiun Selangit.

Berita Update

Disparbud Magetan Dikejar Deadline PAD, Kurang dua bulan Wajib Dapat Rp 5,8 Miliar.

Berita Update

Polisi Sterilisasi Gereja- Gereja Di Magetan.

Berita Update

Wali Kota Madiun Minta UMKM Ramahi Pembeli.