• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Selasa, 23 November 2021 - 23:02 WIB

Tahun 2022, UMP Jatim Naik Rp 22,790,-

Pengumuman UMP Jawa Timur Tahun 2022.(Kmfjtm)

Pengumuman UMP Jawa Timur Tahun 2022.(Kmfjtm)

SURABAYA (Jatimnesia.com)- Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 188/783/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 diteken Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Tahun 2022 besaran UMP Jatim naik sebesar 1,22 persen atau naik Rp 22.790,04 dari UMP 2021 Rp 1.868.777,08.

Secara publik penetapan UMP Jawa Timur disampaikan Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono yang mewakili Gubernur Jawa Timur bersama dewan pengupahan Provinsi Jatim dan Disnakertrans di gedung negara Grahadi, Minggu (21/11).

Dilansir dari kominfo.jatimprov.go.id, keputusan ini diambil berdasar hasil sidang pleno pembahasan rekomendasi besaran UMP Jatim 2022 yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Jatim yang dihadiri 22 orang anggota. Mereka terdiri dari delapan orang unsur pemerintah, lima orang unsur pengusaha/Apindo, tujuh orang unsur serikat pekerja/serikat buruh, satu orang unsur pakar, dan satu orang unsur akademisi.

Baca Juga :  Bupati Ngawi Pastikan Masih Anggota Aktif PDI Perjuangan.

Lebih jauh, Heru Tjahjono menjelaskan, penetapan UMP 2022 ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021, menggunakan formula penyesuaian upah minimum (adjusting) dengan menggunakan data-data statistik yang dirilis oleh BPS, sebagai dasar perhitungan penyesuaian upah minimum, baik UMP maupun UMK tahun 2022.

Perhitungan ini meliputi rata-rata pengeluaran per kapita sebulan menurut provinsi tahun 2021 sebesar Rp 1.113.002. Selain itu juga rata-rata banyaknya anggota rumah tangga (ART) menurut provinsi tahun 2021 3,42 persen.

Baca Juga :  Kejari Magetan Tangani Dugaan Korupsi PNPM Karas.

Selanjutnya, rata-rata banyaknya ART berumur 15 tahun ke atas yang bekerja sebagai buruh/karyawan per rumah tangga menurut provinsi tahun 2021 1,39 persen, serta pertumbuhan ekonomi (PDRB triwulan IV tahun 2020 ditambah kuartal I, II, III Tahun 2021 terhadap PDRB triwulan I tahun 2019 ditambah Kuartal I, II, III Tahun 2020 menurut provinsi 1,70 persen.

Perhitungan inflasi September 2020-September 2021 menurut provinsi 1,92 persen juga dilakukan. Untuk data inflasi atau pertumbuhan ekonomi, digunakan nilai/besaran yang paling tinggi sebagai dasar perhitungan, sehingga untuk UMP Jawa Timur tahun 2022 digunakan data inflasi sebesar 1,92 persen sebagai dasar menghitung.

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Magetan Sodorkan 2 Raperda Uji Tera dan TBC/HIV.

Berita Update

Bupati Pacitan Angkat Bicara Terkait Beras Bantuan Tak Layak Makan.

Berita Update

Dikabarkan Ada Pungli Di Satpas SIM, Kapolres Magetan Pastikan Selidiki Secara Transparan.

Berita Update

Operasi Keselamatan Semeru 2022, Satlantas Polres Ngawi Gelar Operasi Prokes.

Berita Update

Kapolres Madiun Renovasi Rumah Mbah Dinem.

Berita Update

Mobdin Untuk Mudik ASN, Pemkab Magetan Belum Mengeluarkan Aturan.

Berita Update

Waspada Omicron, 21 Pengunjung Pasar Hewan Ngawi Jalani Rapid Tes Antigen.

Berita Update

November, DBD Ngawi Capai 89 Kasus, 1 MD.