Home / Advertorial / Berita Update / Pariwisata

Selasa, 8 Februari 2022 - 06:54 WIB

Tarian Jalak Lawu Tampil Pada Peringatan HPN Sultra.

Bupati Magetan Suprawoto bersama Asisten Venly Tomas  Nicholas dan Kepala Disparbud Kabupaten Magetan Joko Trihono serta penari Jalak Lawu. ( Prokopim Magetan/Jatimnesia).

Bupati Magetan Suprawoto bersama Asisten Venly Tomas Nicholas dan Kepala Disparbud Kabupaten Magetan Joko Trihono serta penari Jalak Lawu. ( Prokopim Magetan/Jatimnesia).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Tarian Jalak Lawu tampil dalam peringatan Hari Pers Nasionak (HPN) di Kota Kendari Propinsi Sulawesi Utara (Sultra).

Tarian asli Kabupaten Magetan ini dipersembahkan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan dihadapan Bupati dan Walikota penerima Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat serta peserta HPN seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan Joko Trihono mengaku sengaja memboyong Jalak lawu pada HPN agar dapat mengenalkan budaya Magetan ke pentas Nasional. “ Kita berharap kebudayaan Magetan dapat semakin dikenal melalui peringatan HPN di Propinsi Sultra ini,” kata Joko Trihono dikonfirmasi Jatimnesia melalui selulernya, Selasa ( 8/2).

Baca Juga :  Bupati Magetan Meminta Guru TK Pakai Teori Tabula Rasa.

Diungkapkan Joko Trihono, tarian Jalak lawu sarat dengan cerita rakyat Jawa timur khususnya Kabupaten Magetan. Digambarkan perjalanan Raja Majapahit Prabu Brawijaya bersama pengawalnya menuju puncak Gunung Lawu.

“ Melalui  tarian Jalak lawu kami ingin menggambarkan perjalanan suci raja  majapahit prabu brawijaya menuju puncak lawu sebelum moksa,” ungkap Joko Trihono.

Baca Juga :  Pastikan Kinerja Kejari Baik, Kajati Jatim Kunker Ke Magetan.

Dalam peringatan HPN di Kota Kendari, tarian Jalak lawu bersanding dengan kebudayaan Indonesia lainya yang  dibawa oleh Bupati dan Walikota yang hadir sebagai penerima AK PWI. “ Seluruh Kepala daerah yang hadir sebagai penerima AK PWI menyertakan kesenian daerahnya termasuk Kabupaten Magetan,” pungkas Kepala Disparbud Kabupaten Magetan. (Adv)

Berita ini 120 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

UMK Madiun Tahun 2022 Diusulkan Rp 1.958.410.

Berita Update

Sambut Libur Sekolah, Disparbud Magetan Tingkatkan Pengawasan Obyek Wisata.

Berita Update

Jalin Sinergitas APH, Polres Ngawi Gelar Criminal Justice System.

Berita Update

250 Kelinci Ikuti Rabbit Show 2021 Magetan.

Berita Update

Operasi Patuh Semeru, 1.447 Pelanggar Tertangkap ETLE Mobile Polresta Madiun.

Berita Update

Bupati Ponorogo Kecewa Reog Tidak Didaftarkan UNESCO

Berita Update

Kota Madiun Status Level 4, Sebanyak 517 Warga Meninggal Akibat Covid

Berita Update

Pencipta Orek-Orek Berharap Tarian Khas Ngawi Tidak Punah.