• Jual Murah Camera DSLR Merk Nikon D3200 Rp 1.950.000,- Hubungi 081-335-326-942
  • Axel Florist Penyedia Papan Ucapan Karangan Bunga Ternama Di Madiun Raya. Hubungi 081-335-326-942
  • Marketing Iklan Baris 081-335-326-942. * Harga Rp 49.000 Per Tayang Durasi 1 Minggu

Home / Berita Update / Pemerintahan

Kamis, 10 Februari 2022 - 17:57 WIB

Tidak Kunjung Diperbaiki, Warga Ponorogo Bangun Jembatan Bambu.

Kondisi Jembatan Bambu Didesa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. ( St/Ponorogo).

Kondisi Jembatan Bambu Didesa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. ( St/Ponorogo).

PONOROGO (Jatimnesia.com)- Putusnya jembatan antar dukuh di Desa Pomahan Kecamatan Pulung, membuat warga setempat geram. Pasalnya, kendati setahun lamanya putus namun hingga kini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Warga pun memilih membangun jembatan sesek (bambu.red) secara swadaya.

Kejadian ini terjadi di Dukuh Krajan Desa Pomahan Kecamatan Pulung. Jembatan penghubung Dukuh Krajan dan Gesing dengan lebar 3 meter, dan panjang 15 meter putus pada Februari 2021 lalu. Jembatan ini, menjadi satu-satu nya jalur utama pertanian dan anak sekolah di kawasan ini.

Kepala Dusun (Kasun) Krajan Desa Pomahan, Pamujianto mengatakan, sejak putus setahun lalu warga telah dua kali jembatan sesek ini diperbaharui. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses anak sekolah dan pertanian. ” Kalau rusak itu anak sekolah harus mutar 3 kilometer. Sebelum roboh motor-mobil bisa lewat. karena putus ini rumah sini muter lewat barat. Warga sudah bangun jembatan sesek dua kali diperbaharui selama roboh. Terakhir kemarin. dananya swadaya masyarakat lingkungan sini,” ujarnya, Kamis (10/2).

Baca Juga :  Disparbud Magetan Matangkan e-Tiket Masuk Sarangan.

Pamujianto mengaku, pihak desa telah mengajukan perbaikan ke Pemkab, namun belum ada perbaikan hingga kini. Ia mengungkapkan, sedikitnya ada 90 ruman di 3 RT Dukuh Krajan yang terdampak akibat robohnya jembatan ini. Ia berharap Pemkab segera memperbaiki jembatan ini, karena jembatan sesek yang dibangun warga untuk jembatan darurat tidak bertahan lama. ” Kalau bisa dibangun kembali, kasihan warga saya yang tiga RT itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disdagnaker Pacitan Bantah Naikan Sewa Lot dan Kios Pasar Minulyo.

Sementara itu, warga setempat Budianto mengaku ketakutan bila sewaktu-waktu jembatan sesek inj roboh. Pasalnya, setiap pagi anak sekolah banyak yang melintas di atasnya. ” Segera dibangun jembtan ini karena satu-satunya alternatif jalan dukuh sini. Takut karena banyak dilewati anak-anak sekolah,” pungkasnya.

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Ratusan Perlintasan KA Daop 7 Madiun Tidak Terjaga, Pertengahan 2022 ada 34 Kasus Laka.

Berita Update

PERSAJA Magetan Laporkan Alvin Lim Ke Polisi.

Berita Update

Keistimewaan Kerikil Pantai Pidakan Pacitan.

Berita Update

Kontrak Kerja Relawan Kesehatan Tidak Diperpanjang.

Berita Update

Pasar Baru Magetan Dilengkapi Food Court

Berita Update

Potret Miris Kondisi Gedung Sekolah Dasar Di Ponorogo.

Berita Update

Longsor Timpa Rumah Warga Pacitan.

Berita Update

DPRD Magetan Sahkan R-APBD 2023, Ketua Dewan Minta OPD Maksimalkan Penyerapan.