Tolak e- Parkir, Puluhan Jukir Lurug DPRD Kota Madiun.

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Jukir Di Kota Madiun Lurug DPRD Kota Madiun. ( Bayu Septian/ Madiun).

Puluhan Jukir Di Kota Madiun Lurug DPRD Kota Madiun. ( Bayu Septian/ Madiun).

KOTA MADIUN (Jatimnesia.com)- Puluhan Juru Parkir (Jukir) di Kota Madiun melurug kantor DPRD Kota Madiun untuk menyampaikan aspirasi penolakan penerapan elektronik – Parkir (e-Parkir) disejumlah pasar Tradisional di Kota Madiun.

Pasalnya akibat penerapan e-Parkir sebanyak 23 Jukir kehilangan mata pencaharian. ” Terserah mau dibikin e- Pakir yang penting temen – temen tetap bekerja, mau diparkir palang sampai seratus tidak masalah, karena temen – temen ini terkena dampak, kita harus pikirkan dampak sosialnya dari kebijakan itu,” kata Aris Budiono, Koordinator Jukir dari Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR), Selasa (29/3).

Baca Juga :  Kepala KPH Perhutani Blitar Kenalan Dengan Wartawan.

Aris membeberkan, puluhan Jukir di Kota Madiun kini menganggur akibat penerapan e-Parkir oleh Pemerintah Kota Madiun. ” Kini dirumahkan tanpa ada kejelasan, sebanyak 23 Jukir. Selama tiga bulan ini tidak kerja, sampai tidak bisa beli susu, singgih sama si antok itu, ya nggak kerja,” ungkapnya.

Baca Juga :  4.500 Personil Amankan Pemilu Di Magetan.

Menurut Aris, pihaknya memberikan waktu sekitar dua minggu atas protes penerapan e-Parkir yang berdampak pada kehidupan puluhan Jukir tersebut. ” Kita akan tunggu dua minggu, temen – temen juga butuh makan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB