Home / Berita Update

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 18:55 WIB

Tumpukan Sampah Rumpun Bambu Menggunung Di Sungai Jelok Pacitan.

Pembersihan rumpun bambu di DAM sungai Jelok, Kabupaten Pacitan. (Apriyanto/Pacitan).

Pembersihan rumpun bambu di DAM sungai Jelok, Kabupaten Pacitan. (Apriyanto/Pacitan).

PACITAN – (Jatimnesia.com)- Tumpukan sampah serta rumpun bambu menggunung di DAM sungai Jelok, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan. Hal ini akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pacitan dalam beberapa hari terakhir.

Instansi gabungan mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Pacitan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pacitan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) serta Koramil 0801/01 Pacitan bersama warga harus kerja keras untuk memulihkan aliran air DAM sungai Jelok.

Baca Juga :  Pencipta Orek-Orek Berharap Tarian Khas Ngawi Tidak Punah.

” Kami semua fokus selama 2 hari sejak kemarin,untuk bekerja bakti bersama masyarakat sekitar untuk membersihkan sampah dan rumpun bambu yang menjadi biang meluapnya air ke permukiman warga dari Dam sungai jelok,” kata Sugiyem,Camat Pacitan. Sabtu,(15/10).

Sugiyem menambahkan, pembersihan rumpun bambu tidak hanya dengan sistem manual. Namun sejumlah alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Pacitan juga dikerahkan untuk menarik sampah yang terbawa arus tersebut. ” Ini merupakan tindakan agar segera selesai dan masyarakat bisa bernafas lega, semoga dengan dibersihkannya sampah serta rumpun bambu di DAM sungai jelok ini bisa meminimalisir meluapnya air sungai ke permukiman warga,” ungkapnya.

Baca Juga :  13 Orang Meninggal Karena Erupsi Gunung Semeru.

Camat Pacitan ini berharap, dengan pembersihan sampah di DAM sungai jelok bisa memperlancar aliran sungai.” Semoga dengan kekompakan kami untuk membersihkan aliran sungai bisa memperlancar aliran sungai dan tidak terjadi luapan air dari sungai ke permukiman warga sekitar,” pungkas Sugiyem.

Berita ini 62 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kolonel Infanteri (Inf) Deni Rejeki Jabat Danrem Madiun.

Berita Update

Eko Pamuji Mundur Dari Pencalonan Ketua PWI Jawa Timur.

Berita Update

Rencana OP Migor Disperindagnaker Pacitan Disentil Dewan.

Berita Update

Puluhan Ribu Pemudik Turun Di Stasiun Madiun.

Berita Update

Ada Kabar, Pendaki Hilang Di Gunung Lawu.

Berita Update

Keluh Kesah Kuli Panggul Perempuan Pasar Sayur Magetan.

Berita Update

Bocah 4 Tahun Di Magetan Diduga Dicabuli Bapak Kandung.

Berita Update

Tahun 2022 Urus Izin Bisa Di Kecamatan, DPMPTSP Magetan Siapkan Operator.