Twinroad Maospati-Sukomoro, Digagas Era-SMS Namun Mandeg Era-ProNa.

- Jurnalis

Rabu, 2 Maret 2022 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Menyempit Twinroad Maospati-Sukomoro Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Jalan Menyempit Twinroad Maospati-Sukomoro Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Mega proyek Twinroad Sukomoro – Maospati yang mandeg sejak Tahun 2021 lalu dikeluhkan warga Kabupaten Magetan.

Pasalnya sering terjadi Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) pada ujung proyek ruas Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati. “ Orang-orang khan tahunya jalannya melebar semua sampai maospati sana, jadi tidak waspada, “ kata Sunarti, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Masopati, Rabu (2/3).

Warga desa Sugihwaras lainya, Sumanto (43) berharap pemerintahan Suprawoto – Nanik (ProNa) dapat melanjutkan proyek tersebut karena dinilai membahayakan pengendara terlebih pada malam hari. “ Kalau bisa ya dilanjutkan, karena sering terjadi kecelakaan di depan sini. Masalahnya khan jalurnya menyempit pas di depan toko besi itu, kalau malam sering kecelakaan, “ jelasnya.

Baca Juga :  56.382 KK Di Magetan Terima Bantuan Pangan Pemerintah.

Sebagai informasi, Proyek Jalan Kembar Sukomoro- Maospati digagas era Pemerintahan Sumantri – Samsi (SMS) Tahun 2010 lalu. Ironisnya proyek yang sebagian dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan tersebut mandeg sejak tahun 2021 lalu.

Baca Juga :  SBY Efek, Prabowo - Gibran Menang Di Pacitan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Muhtar Wahid, mengaku jika Tahun ini tidak menganggarkan dana untuk melanjutkan proyek Twinroad yang menyisakan kurang lebih 1,5 Km tersebut. ” Tidak ada,” ungkap Muhtar Wahid, Rabu (2/3).

Sebelumnya Tahun 2021 Dinas PUPR Kabupaten memasukan anggaran sebesar Rp 804 juta melalui APBD Magetan, ironisnya malah dialihkan untuk kegiatan lain.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB