Wabah PMK Belum Berdampak Penjualan Daging Sapi Di Magetan.

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2022 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Daging Sapi di Pasar Sayur Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Pedagang Daging Sapi di Pasar Sayur Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kini menjalari puluhan Sapi di Kabupaten Magetan belum berdampak pada penjualan daging disejumlah pasar Tradisional di Kabupaten Magetan.

Suwarni Asih (50), salah satu pedagang daging sapi di Pasar Sayur Magetan mengaku perhari mampu menjual 200 Kilogram (Kg) daging sapi dan masih belum terpengaruh isu wabah PMK. ” Tidak, masih normal, ” katanya, Selasa (17/5).

Baca Juga :  Ahli Waris KPPS Meninggal Di Magetan Terima Santunan Rp 46 Juta.

Suwarni Asih mengaku mendapatkan pasokan daging dari dari salah satu blantik sapi di Magetan dengan harga penjualan perkilogram masih stabil. ” Harga stabil 130 per Kg hari ini, kulakan juga ke blantik Magetan asli, sapinya juga lokal dari Magetan sini aja, ” jelasnya.

Meskipun belum berdampak, Suwarni Asih berharap pemerintah mampu mengatasi wabah PMK ini sehingga tidak berimbas terhadap masyarakat. ” Semoga segera di atasi dinas terkait, dan tidak berimbas di masyarakat, ” harapnya.

Baca Juga :  Jam Sekolah Selama Ramadan Digodok Dinas Dikpora Magetan.

Salah satu pembeli daging sapi,Sawal (53), mengaku sama sekali tidak khawatir terkait isu PMK karena akan memasak secara benar. ” Selama ini tidak ada, khan setelah ini daging di masak dengan benar, jadi kan kuman nanti mati, ” ungkap warga Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan tersebut.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB