Wabah PMK Mengganas Di Magetan, Peternak Sapi Ngawi Mulai Was- Was.

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2022 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan ternak sapi di pasar Kendal Ngawi. ( Argie/Ngawi).

Hewan ternak sapi di pasar Kendal Ngawi. ( Argie/Ngawi).

NGAWI (Jatimnesia.com) – Merebaknya wabah Penyakit Mata dan Kuku (PMK) membuat peternak sapi di Kabupaten Ngawi merasa was – was. Apalagi, Kabupaten Magetan saat ini menutup lima pasar hewan serta memutus lalu lintas ternak karena memburuknya wabah PMK.

Sejumlah peternak sapi di Kabupaten Ngawi kini meningkatkan perawatan hewan ternaknya agar tidak terserang PMK. ” Dengan adanya PMK ini, saya hati-hati juga dalam perawatan sapi, seperti membersihkan kandang dan memberikan obat untuk sapi,” kata Awang Prasetyo (19) warga Dusun Sondriyan, Desa Majasem, Kecamatan kendal, Selasa ( 17/5).

Baca Juga :  Anggota KPPS Meninggal Dunia, KPU Magetan Bakal Usulkan Santunan.

Menurut Awang Prasetyo, harga sapi dapat anjlok jika terkena PMK, apalagi saat ini menjelang hari raya Kurban ketika hewan ternak sapi dan kambing diburu masyarakat. ” Khawatir sekali, kalau terkena PMK nanti bisa bikin anjlok harga sapi,” ungkapnya.

Baca Juga :  60 Menit RR1 Pro 1 Madiun Bahas Kesiapan Pemilu Di Magetan.

Harga Sapi di Kabupaten Ngawi saat ini berkisar Rp 12 juta – Rp 15 juta bergantung dari besar kecilnya hewan. ” Yang besar itu masih diharga 15 juta sampai 12 juta untuk yang kecil,” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB