Wabup Pacitan Ajak Milenial Jadi Petani

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pacitan Gagarin bersama Novi Dewi Direktur 1 Bidang Akademik dan Kerjasama, Kementerian Pertanian Politeknik Pembangunan (Polbangtan) Malang di Gedung Karya Dharma Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

Wakil Bupati Pacitan Gagarin bersama Novi Dewi Direktur 1 Bidang Akademik dan Kerjasama, Kementerian Pertanian Politeknik Pembangunan (Polbangtan) Malang di Gedung Karya Dharma Pacitan. ( Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) akan memberikan dukungan secara cuma-cuma kepada generasi (Y) sebesar Rp 100 juta.

Dimana dukungan sebesar Rp 100 juta tersebut tanpa bunga dan tanpa cicilan diberikan kepada petani milenial yang bersedia bertani.” Tidak semua Kabupaten ada Program YESS. Di Jawa timur hanya ada 4 Kabupaten dan salah satunya adalah Kabupaten Pacitan,” kata Novita Dewi, Direktur 1 Bidang Akademik dan Kerjasama, Kementerian Pertanian Politeknik Pembangunan (Polbangtan) Malang, Selasa (8/3).

Baca Juga :  Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !

Langkah tersebut dilakukan oleh Kementan demi merangsang minat dan bakat generasi milenial untuk bersedia bercocok tanam serta hal-hal lain yang berhubungan dengan sektor agraris.

Novita Dewi menegaskan, bahwa data menyebutkan di tahun 2063 akan terjadi kelangkaan petani, sehingga berdampak pada semua aspek strategis.

Sedangkan untuk program YESS target petani muda yang akan di ambil berusia 17 – 39 tahun.” Ini menurut data bahwa pada tahun 2063 kita, Indonesia akan krisis petani, untuk itu kita akan menjaring petani muda, petani milenial yang berusia 17 sampai dengan 39 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pantau Suara Capres Lewat Kawalpemilu

Wakil Bupati Pacitan, Gagarin, menegaskan bahwa pilihan sebagai petani bukanlah akhir dari profesi. Karena bertani merupakan pilihan nyata untuk karir yang menjanjikan di masa yang akan datang. ” Prinsipnya dulu, bahwa sektor agraris dan yang berhubungan dengan itu adalah awal yang baik untuk berbisnis di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Gagarin.

Berita Terkait

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !
SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.
Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.
Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.
Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.
Mobil Rombongan Wisata Dari Tuban Terbalik Di Jalan Tembus Magetan- Karanganyar.
Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.
Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 15:43 WIB

Pemkab Magetan Siapkan THR ASN Rp 29,3 Miliar, THR Untuk Non ASN Belum Jelas !

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:54 WIB

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:55 WIB

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:34 WIB

Tidak Terima Hasil Pemilu 2024, KPU Magetan Persilahkan Ajukan Gugatan Ke MK.

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:29 WIB

Ops Keselamatan Semeru 2024, Polres Magetan Sasar Ranmor Abai Aturan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:48 WIB

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Magetan Dipangkas.

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:34 WIB

Keisha Almera, Spa Baby dan Momy Terbaik di Magetan.

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:44 WIB

Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT. BPRS Magetan [ Perseroda]

Berita Terbaru

Pantau Hilal ( Jatimnesia)

Berita Update

SKB 3 Menteri Tetapkan Libur Awal Ramadan 2024.

Minggu, 3 Mar 2024 - 22:54 WIB

Kantor KPU Kabupaten Magetan. ( Septian/Magetan).

Berita Update

Pengumuman Perolehan Suara Caleg Magetan.

Minggu, 3 Mar 2024 - 17:55 WIB