Home / Berita Update / Kesehatan

Minggu, 9 Januari 2022 - 16:01 WIB

Wajib Terapkan Kelas Standar Pasien JKN, Ini Kata Dirut RSUD Sayidiman Magetan.

drg. Ratnawati, Dirut RSUD Magetan. (Joko Nugroho/Magetan).

drg. Ratnawati, Dirut RSUD Magetan. (Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Rumah sakit bakal menerapkan kelas standar untuk pasien pengguna Jaminan Kesehatan. Hal ini sesuai dengan Undang – Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Pasal 23 ayat (4) UU 40/2004 menyebutkan, dalam hal peserta membutuhkan rawat inap di rumah sakit, maka kelas pelayanan di rumah sakit diberikan berdasarkan kelas standar.

Penerapan kelas standar pasien Jaminan Kesehatan wajib dilaksanakan Rumah Sakit Pada Tahun 2022, tertera pada Pasal 54B Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, disebutkan Manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54A diterapkan secara bertahap sampai dengan paling lambat tahun 2022 dan pelaksanaannya dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan tata kelola Jaminan Kesehatan.

Baca Juga :  Ketika Harga Cabai Mahal, Petani Madiun Malah Gagal Panen.

Rumah sakit wajib menyediakan ruang layanan kelas standar dengan klasifikasi 60 % (persen) untuk rumah sakit milik pemerintah daerah dan 40% untuk rumah sakit swasta. Aturan hukumnya termaktub pada Pasal 18 Peratueran Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan.

Baca Juga :  Kasat Lantas Ngawi Minta Pemudik Waspadai Jalur Black Spot

Menyikapi aturan tersebut, Direktur RSUD Dokter Sayidiman Kabupaten Magetan drg. Ratnawati mengaku belum dapat berbuat banyak karena belum ada sosialisasi resmi dari Pemerintah. ” Belum ada sosialisasi resmi, kami masih menunggu petunjuk pemerintah daerah,” kata Dirut RSUD Dokter Sayidiman Magetan, Minggu (9/1).

Namun Ratnawati mengaku jika kabar penerapan kelas standar pasien pengguna jaminan kesehatan telah dibahas diinternal group rumah sakit daerah yang dirinya ikut didalamnya. ” Sudah dibahas didalam group, namun belum ada kesepakatan apapaun,” pungkasnya.

Berita ini 28 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Magetan Resmikan Pustu Nglopang.

Berita Update

Kapolsek dan Anggota Reskrim Diganjar Reward Kapolres Magetan.

Berita Update

Anggaran Rp 500 Juta Mengalir Ke Kebun Buah Srogo Magetan

Berita Update

Hari Jadi Pacitan, Warga Lempar Ide Cerdas Cermat Antar Kaur Desa.

Berita Update

Hadirkan Pengurus Milenial, Demokrat Magetan Berharap Menangi Pemilu 2024.

Berita Update

Periode Januari-Februari, Ada 324 Janda Baru Di Magetan.

Berita Update

Sisihkan Gaji, Wartawan Ponorogo Santuni Anak Korban Covid-19.

Berita Update

Wabup Ngawi: Pers Mitra Strategis Pemerintah Daerah.