Home / Berita Update / Pemerintahan

Rabu, 12 Januari 2022 - 11:00 WIB

Warga Bayem Taman Magetan Tolak Aset Bengkok Dipecah-Pecah.

Sejumlah Warga, Pemdes Bayem Taman, Camat Kartoharjo serta Aparat Kepolisian dan TNI berada diarea Tanah Aset Desa. ( Redaksi/Jatimnesia).

Sejumlah Warga, Pemdes Bayem Taman, Camat Kartoharjo serta Aparat Kepolisian dan TNI berada diarea Tanah Aset Desa. ( Redaksi/Jatimnesia).

MAGETAN (Jatimnesia.com)- Sejumlah warga desa Bayem Taman Kecamatan Kartoharjo meminta Pemerintah desa (Pemdes) setempat tidak menyentuh aset bengkok jatah perangkat desa yang jabatanya hingga kini belum terisi.

Mereka berharap aset – aset tersebut tidak dilebur menjadi jatah bengkok perangkat desa yang saat ini menjabat. ” Memang saat ini ada penyetaraan bengkok, maunya warga yang tidak diisi jabatan, bengkok masuk PAD, takutnya warga kalau tidak, bisa hilang selamanya,” kata Suyatno, perwakilan warga, Rabu (12/1).

Suyatno memastikan warga akan menolak jika bengkok desa yang merupakan jatah perangkat yang belum terisi akan dipecah – pecah untuk perataan luasan bengkok pejabat desa saat ini. ” Jika dipecah – pecah jelas warga menolak keras,” jelasnya.

Baca Juga :  Rencana OP Migor Disperindagnaker Pacitan Disentil Dewan.

Menurut Suyatno saat ini ada 4 jabatan perangkat desa yang kosong, rencananya 3 jabatan akan diisi sedangkan jabatan Jogoboyo dibiarkan kosong. ” empat perangkat desa kosong, akan diisi tiga perangkat, masih ada yang kosong yakni Jogoboyo, jangan sampai dibagi-bagi kebengkok perangkat desa karena bisa hilang selamanya, amankan dulu nanti jika tidak diisi dapat dimasukan jadi bondo deso,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tidak Kunjung Ada Perbaikan, Warga Madiun Bangun Jembatan Bambu.

Camat Kartoharjo Agung Budiharto membantah ada praktik bagi – bagi bengkok didesa Bayem Taman. ” Tidak ada dum-duman (bagi-bagi) jelas salah dan melanggar aturan jika terjadi seperti itu, intinya saya tekankan pada Kepala desa jangan utak – atik Tanah Kas Desa,” ujar Agung Budiharto.

Kepala desa (Kades) Bayem Taman Kecamatan Kartoharjo Suwardi mengaku telah menyelesaikan aspirasi warga. ” Tidak ada bagi- bagi, semua sudah diselesaikan,” jelasnya.

Berita ini 143 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Pemkab Pacitan Janjikan Operasi Pasar Migor Curah.

Berita Update

Dewan Pertanyakan Kabar Moratorium Izin Toko Waralaba.

Berita Update

Kapolres Ngawi Rotasi 3 Kapolsek dan Kasi Humas.

Berita Update

Belasan Desa Di Ngawi Belum Serap DD Tahap III

Berita Update

KLB PSSI Ngawi, Wabup Antok Terpilih Aklamasi.

Berita Update

PPKM Jawa Bali Diperpanjang Hingga 31 Januari.

Berita Update

DPRD Magetan Minta Jawaban Komplit Perpres 80/2019.

Advertorial

Satpol PP Magetan Gencar Sosialisasi Larangan Peredaran Rokok Ilegal.