Home / Berita Update / Pemerintahan

Jumat, 11 Maret 2022 - 07:49 WIB

Warga Berharap Pemkab Pacitan Keluarkan Regulasi Perlindungan Burung Hantu.

Ganang Winaryadi, Pecinta Burung Hantu Warga Kabupaten Pacitan. (Ist)

Ganang Winaryadi, Pecinta Burung Hantu Warga Kabupaten Pacitan. (Ist)

PACITAN – (Jatimnesia.com)- Warga Kabupaten Pacitan berharap Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pacitan membuat regulasi khusus untuk perlindungan satwa khususnya burung hantu.

Tujuanya agar perburuan burung hantu yang merupakan salah satu predator pemangsa tikus tidak dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. ” Seharusnya di Pacitan dibentuk undang-undang tentang perlindungan burung hantu, agar tidak lagi ada yang di bunuh, sungguh itu perbuatan yang sangat keji,” kata Ganang Winaryadi (24) warga Dusun Gunung Cilik, RT 01/011, Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung, Jumat (11/3).

Baca Juga :  Harga Selangit Sarpras Di Proyek KRM Dinas TPHPKP Magetan

Diuraikan Ganang, satu burung hantu dewasa bisa mengosumsi lima hingga sembilan tikus per malam, sedangkan sepasang burung hantu mampu melindungi tanaman padi seluas 5 Hektar (Ha) dari serangan tikus dengan daya jelajah 7-12 Km serta kemampuan melihat hingga jarak 50 Meter. ” Jadi sangat jelas kan, makanya ayo dong sadar diri agar jangan lagi membunuh burung hantu yang kita jumpai,” jelasnya.

Berita ini 106 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Seleksi Paskibraka, Dua Pelajar Magetan Melaju Ke Tingkat Nasional.

Berita Update

Ramai dibicarakan Adanya Polisi Tidur di Magetan, Ini Dasar Hukumnya!

Berita Update

Polres Ngawi Gelar Patroli Antisipasi Premanisme dan Balap Liar.
ketua KONI Pacitan

Berita Update

Muncul Kabar Ketua KONI Pacitan Bakal Nyaleg DPRD Jatim?

Berita Update

Suara Musik Keras Perpusda jadi Cibiran Warga Pacitan.

Berita Update

Kota Madiun Nol Kasus Covid-19.

Berita Update

PERSAJA Magetan Laporkan Alvin Lim Ke Polisi.

Berita Update

KLB PSSI Ngawi, Wabup Antok Terpilih Aklamasi.