Home / Berita Update / Pemerintahan

Senin, 1 November 2021 - 16:40 WIB

Warga Magetan Pertanyakan Lanjutan Proyek Twinroad Sukomoro- Maospati.

Proyek Twinroad Sukomoro-Maospati. (Joko Nugroho/Magetan).

Proyek Twinroad Sukomoro-Maospati. (Joko Nugroho/Magetan).

Magetan (Jatimnesia.com)- Warga Kabupaten Magetan mempertanyakan kelanjutan proyek Twinroad Sukomoro-Maospati ditahun ketiga Pemerintahan Suprawoto -Nanik Endang Rusminiarti (ProNa).

Bergulir sejak tahun 2010 lalu proyek jalan kembar sepanjang 7,5 Kilometer (Km) tersebut hingga kini belum juga dirampungkan. Anggaran miliaran rupiah telah mengalir deras ke proyek yang diampu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan tersebut.

Kepada Jatimnesia.com warga mempertanyakan kelanjutan proyek dengan anggaran miliaran rupiah tersebut. ” Kapan mas proyek ini selesai dikerjakan. Hitungan saya sudah sebelas tahun ya kalau tidak salah, ” kata Bayu Samudra (25) warga Kecamatan Sukomoro, Senin (1/11).

Baca Juga :  Trotoar Di Magetan Alih Fungsi Jadi Area Parkir.

Masyarakat kuatir proyek Twinroad tidak selesai hingga pemerintahan ProNa berakhir 2023 mendatang. ” Masak hingga pak Bupati ini berakhir proyek tidak selesai,” ungkap Bayu Samudra kepada Jatimnesia.com

Sumber yang dihimpun Jatimnesia.com Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan mengucurkan dana Rp 804 juta untuk lanjutan proyek Twinroad Sukomoro- Maospati pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun anggaran 2021. Sesaui jadwal yang tertera pada data tersebut, proyek Twinroad yang berjilid kesekian itu dikerjakan periode Oktober – Desember 2021.

Baca Juga :  Bupati Ponorogo Janjikan Warga Difabel Masuk BPJS.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Magetan selaku pengampu proyek Twinroad Sukomoro- Maospati belum memberikan keterangan atas konfirmasi Jatimnesia.com yang dikirim melalui telephone selulernya. Pun, belum diangkat ketika dihubungi secara langsung.

Sebagai informasi, proyek jalan kembar Maospati-Sukomoro dimulai tahun 2010, diawali pembebasan lahan pada lima desa terdampak. Jalan kembar itu membentang sepanjang Kecamatan Sukomoro hingga Kecamatan Maospati dengan menyisir lahan warga di desa Sukomoro, Desa Pojoksari Kecamatan Sukomoro, Desa Tinap Kecamatan Sukomoro, Desa Bulu Kecamatan Sukomoro serta Desa Sugihwaras Kecamatan Maospati.

Berita ini 98 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Bupati Magetan : Jangan Makan Berita Hoak

Berita Update

Peserta Latpim Kemenag Banjarmasin Studi Lapang Inovasi Jek-Mil Puskesmas Bendo.

Berita Update

Wabup Ngawi Sidak Posko Banjir.

Berita Update

Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Magetan Bakal Non Aktifkan Dirtek PDAM Lawu Tirta.

Berita Update

Di Kabupaten Madiun, 15 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan Serentak.

Berita Update

Warga Ngawi Tekun Merawat Seni Tradisional.

Berita Update

Warga Kota Madiun Terpapar Omicron.

Berita Update

Harga Cabai Meroket, Produsen Sambel Pecel Madiun Kelabakan.