Warga Wadul Jalan Rusak Ke Bupati Pacitan.

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Didesa Padi Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan. ( Suluh Apriyanto/Pacitan).

Kondisi Jalan Didesa Padi Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan. ( Suluh Apriyanto/Pacitan).

PACITAN (Jatimnesia.com)- Infrastruktur jalan didesa Padi Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan dikeluhkan masyarakat.

Akses antar desa di Kecamatan Tulakan tersebut kondisinya sangat memperihatinkan, bahkan tergolong membahayakan pengguna jalan.

Pengakuan warga, jalan yang membelah desa Padi tersebut selama bertahun – tahun luput dari perhatian Pemkab Pacitan.

” Memang benar apa yang kami keluhkan disini adalah akses jalan. Padahal ini merupakan jalan terpenting bagi masyarakat di Desa Padi serta masyarakat dari desa-desa lain, ” kata Akha(40), Senin ( 6/12).

Baca Juga :  Tunjukan Tinta Di Jari Usai Coblos Pemilu , Pemkab Magetan Diskon HTM Obyek Wisata.

Hilir mudik masyarakat dijalur ini menurut Akha sangat padat, sebab akses ini merupakan jalur penghubung desa – desa di Kecamatan Tulakan. ” Selain masalah ekonomi warga yang hendak berobat ke Puskesmas maupun ke Polindes pasti melewati jalan ini, ” ungkap Akha.

Baca Juga :  Hitung Suara KPU, Prabowo - Gibran 57,95%, Anies - Muhaimin 24,48% Dan Ganjar - Mahfud 17,57%.

Sebagai “wong cilik” Akha mengaku tidak paham alur penyampaian keluhan warga agar sampai ke telinga Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji serta Wakil Rakyat di gedung DPRD Pacitan. ” Saya sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan. khususnya Pak Bupati agar dapat memprioritaskan jalan ini, karna ini adalah poros kabupaten Jalur Nggenting Desa Padi ke Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.
Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.
Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.
Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.
Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?
Diduga Diputus Kekasih, Warga Magetan Bundir Gantung Diri.
Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.
Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.
Berita ini 354 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 20:52 WIB

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Februari 2024 - 14:55 WIB

Singkirkan 2 Pesaing, Eko Muryanto Melenggang Calon Komut BPRS Magetan.

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

Gandeng Poltrada Bali, Pemkab Blitar Gelar Diklat Keselamatan Lalu Lintas.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:45 WIB

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Sabtu, 24 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kanesma Hut Ke-35, Ini Pesan Pj Bupati Magetan.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:32 WIB

Tahun Politik, Aparatur Pemdes Magetan Dilarang Cawe-Cawe.

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Jelang Pilkada Magetan, Pemkab Ingatkan ASN Dilarang Campur Tangan Politik.

Berita Terbaru

Pengurukan lahan untuk penambahan gedung 7 dan 8 RSUD dr Darsono Pacitan ( Apriyanto/Pacitan).

Berita Update

Proyek Lantai 7-8 RSUD dr Darsono Pacitan Rampung 2027.

Senin, 26 Feb 2024 - 20:52 WIB

Beras, Bahan Pokok Pangan.

Berita Update

Warga Magetan Keluhkan Mahalnya Harga Beras.

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:45 WIB

Noorbiyanto. (Ist)

Berita Update

Kolaborasi Legislator Lama Dan Baru, Apakah Bupati Magetan Juga?

Minggu, 25 Feb 2024 - 17:38 WIB