BPBD Magetan Pasok 470 Ribu Liter Air Bersih Wilayah Kekeringan.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 Oktober 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Magetan Droping Air Bersih di Desa Kuwon Kecamatan Karas. ( Joko Nugroho/Magetan).

BPBD Magetan Droping Air Bersih di Desa Kuwon Kecamatan Karas. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mencatat telah mengirimkan ratusan ribu liter air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan, Minggu (27/10).

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi mengatakan, hingga hari ke 44 ini pihaknya yang dibantu sejumlah stakeholder telah mengirimkan 470 ribu liter air yang didroping ke sejumlah tandon air wilayah terdampak kemarau panjang.

Baca Juga :  Pesan Khusus Bupati Pacitan Untuk Kades.

” Sampai dengan hari ini total distribusi 470.000 liter,” kata Eka Wahyudi, Minggu (27/10).

Meskipun telah beberapa kali turun hujan, BPBD Kabupaten Magetan tetap melakukan pengiriman air karena permintaan warga terdampak masih sangat tinggi.

” Saat ini masih melaksanakan droping memang. Kebetulan dari masyarakat sekitar itu meminta jangan diambil dulu soalnya memang masih dibutuhkan,” beber Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan.

Baca Juga :  Warung Mamin Sarangan Tertimpa Pohon.

Eka bersyukur hingga menjelang musim penghujan ini tidak ada desa lain yang mengalami kekeringan dari yang sebelumnya diprediksi ada belasan desa berpotensi besar terjadi kekeringan dimusim panas.

” Alhamdulillah cuma satu desa, yakni desa Kuwon Kecamatan Karas, dan tidak ada penambahan lagi terutama di wilayah lainnya itu tidak ada,” pungkasnya

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WIB

Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.

Berita Terbaru

Kabid Pengembangan Pelindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Magetan Dwi Cahyo Aribowo.

Politik & Pemerintahan

Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:12 WIB

Penjelasan Panitia Atas Sanggahan Pelaksanaan Ujian CAT Perangkat Desa Kartoharjo.

Politik & Pemerintahan

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:09 WIB

Lahan Pertanian Di Kabupaten Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Petani Magetan Pilih Tunda Tanam Padi Karena Kemarau.

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:17 WIB