Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stand Makanan Dalam Program Merdeka Sarapan Pemkab Magetan Di Timur Alun-alun Magetan.

Stand Makanan Dalam Program Merdeka Sarapan Pemkab Magetan Di Timur Alun-alun Magetan.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Program Merdeka Sarapan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia membuat sejumlah warga Magetan yang datang kecele, Senin (17/8).

Dari pantauan lapangan, program yang seharusnya baru dimulai pukul 10.00 WIB tersebut malah ludes sebelum jam yang telah ditetapkan panitia. Akibatnya, warga yang telah mendapatkan kupon terpaksa gigit jari akibat tidak kebagian porsi makanan.

” Mengeluh seperti itu semua tadi. Maksudnya apa, tidak sesuai jumlah kupon dengan yang disediakan.” kata salah satu warga, Senin (17/8).

Baca Juga :  Magetan Waspada Cuaca Ekstrem

Warga lainnya mengungkapkan telah mendatangi stand makanan satu persatu dan mendapati tidak ada satupun porsi yang tersisa untuk ditukar dengan kuponnya. ” Dapat tiga kupon, sangat disayangkan.” ungkapnya.

Salah satu pedagang mengaku bahwa dirinya hanya diberikan kuota 100 porsi untuk melayani warga yang datang, sisanya pun dijual seperti biasa.

” Untuk pelayanan kupon sudah habis. Tapi bubur masih untuk dijual, saya dapat jatah 100 kupon, yang lain ada cuma yang 50, ada yang 200 tapi pecel, tidak sama.” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Kebonagung Pacitan Setubuhi Anak - Anak.

Sumber yang dihimpun, ada 2.000 lebih porsi yang telah disiapkan Pemkab Magetan untuk masyarakat Magetan.
” Porsi 2700, dengan harapan masyarakat bisa menikmati”, ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto.

Sementara itu, Sekda Magetan menegaskan bahwa kupon yang disiapkan tidak lain bertujuan untuk mengontrol masyarakat agar tidak ada yang kembali dengan tangan kosong.

” Kupon ini untuk kontrol, jangan sampai masyarakat yang datang tidak kebagian makanan.” pungkas Sekda Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Suratno bersama 5 Tersangka di Rutan Kelas IIB Magetan. (Ist)

Hukum & Kriminal

Korupsi Pokir DPRD Magetan Disidang 1 Oktober 2026.

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB