MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Magetan menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula bertema “Peran Generasi Muda dalam Berdemokrasi” di Gedung Pusat Literasi, Kecamatan Plaosan, Rabu (7/10).
Kegiatan yang ditujukan untuk pelajar SMA/MA/SMK sederajat serta guru pendamping itu, dihadiri Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan.
Data yang dihimpun , saat ini terdapat 6.590 pemilih pemula berusia 17 tahun di Kabupaten Magetan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Magetan, Joko Trihono, menyampaikan bahwa program daerah ini dirancang sebagai wadah pembelajaran serta pengembangan potensi intelektual peserta didik dalam hal wawasan kebangsaan, literasi demokrasi, dan pendidikan politik.
” Di tengah perkembangan teknologi media sosial yang begitu cepat, generasi muda menghadapi informasi politik yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan bekal pendidikan politik yang memadai agar menyikapi informasi secara kritis dan bertanggung jawab serta tak termakan hoaks”, kata Joko Trihono, Rabu (7/10).
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menekankan pentingnya pembinaan bagi para pelajar yang diproyeksikan memiliki hak pilih pada Pemililhan umum ( Pemilu) mendatang.
Menurutnya, pemahaman politik sejak dini menjadi landasan penting dalam membentuk sikap dan perilaku politik yang dewasa.
” Pemerintah perlu membina anak muda pelajar, kami menganggap penting mereka diberi tahu ilmu supaya landasan sikap mereka berperilaku yang baik dalam ilmu politik agar dewasa dan setiap kegiatan politik bermakna. Syukur-syukur dapat menjadi agen terhadap perbaikan proses politik di bangsa kita,” kata Suyatni.
Salah seorang peserta sosialisasi, Ratna, mengatakan dilingkungan sepantaran dan media sosialnya tidak jarang muncul bahasan berbau politik.
Dirinya berharap dengan adanya sosialisasi itu dapat memberikan wawasan yang bijak dan tidak gampang termakan kabar hoax.
” Harapannya untuk saya maupun teman-teman dapat dengan baik memilah konten dan pembahasan usai acara ini”, pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap generasi muda tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas dan kritis, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Penulis : SEPTIAN









