MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Diana Sasa, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menelusuri penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Magetan, Senin (5/10).
Pasalnya, frekuensi kebakaran yang tinggi harus disikapi secara serius, terlebih jika ada dugaan kuat kesengajaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
” Penelusuran tersebut penting agar penyebab kebakaran dapat diketahui secara jelas dan langkah pencegahan bisa dilakukan secara tepat.” katanya.
Apabila terdapat laporan kesengajaan serta ditemukan bukti pelanggaran, Kepolisian diharapkan bisa mengambil tindakan tegas terhadap terduga pelaku.
” Kami mendorong Polres Magetan menelusuri kejadian yang memang memiliki indikasi tersebut dan menyampaikan perkembangannya ke masyarakat sejauh dimungkinkan oleh proses hukum.” ungkap Diana Sasa.
Disisi lain, Legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan ini menegaskan bahwa tidak berarti seluruh kasus yang terjadi merupakan ulah manusia, tetap juga disebabkan oleh faktor alam.
Atas dasar itu, Komisi D DPRD Jatim mendesak adanya koordinasi lintas sektor secara maksimal dan keterbukaan dalam menyampaikan informasi maupun perkembangannya kepada masyarakat.
” Tujuannya bukan membuka materi penyelidikan yang memang belum boleh dibuka. Namun, lebih untuk pengungkapan penyebab guna menentukan pola pencegahan berikutnya. Sehingga kejadian karhutla tidak berulang setiap tahun saat kemarau yang bisa menimbulkan kerugian dan merusak ekosistem alam.” pungkasnya.
Penulis : JOKO NUGROHO









