MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan bersama Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Perkasa melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 Kilogram (Kg), Kamis (17/7).
Kepala kepolisian resor (Kapolres) Magetan AKBP Raden Erik Bangun Perkasa memastikan permintaan gas LPG masyarakat sangat tinggi bertepatan bulan Muharam.
” Hasil pemeriksaan dan pengecekan kami di lapangan untuk bulan ini dan kemarin itu dalam rangka muharaman ini banyak sekali kegiatan-kegiatan masyarakat yang ternyata konsumsinya lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa “, kata AKBP Raden Erik Bangun Perkasa, Kamis (17/7).
Kapolres Magetan menegaskan, proses distribusi serta stok LPG ukuran 3 Kg aman. ” Tadi disampaikan mungkin ini bukan disebabkan distribusinya, namun kegiatan masyarakat tadi”, imbuhnya.
Erik mengatakan bersama Disperindag Magetan akan melakukan pengawasan untuk memastikan stok LPG tidak langka dan harga tidak naik.
” Namun tetap kami dari kepolisian melakukan pengawasan kemudian dari dinas Indag Kabupaten Magetan juga melakukan pengawasan. Kita pastikan Magetan tidak ada kelangkaan khususnya LPG 3 kg ini. Termasuk harganya tidak ada peningkatan”, terangnya.
Kepala Disperindag Kabupaten Magetan Sucipto menjelaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas ukuran 3 Kg Rp 18 ribu. ” HET tetap, tidak ada perubahan, “ pungkasnya.
Penulis : septian bayu








