Aktivis Soroti Proses Penggantian Ketua DPRD Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Republik Damai Jawa Timur, Norman Susanto.

Ketua Republik Damai Jawa Timur, Norman Susanto.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Sosok calon pengganti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan menjadi sorotan sejumlah pihak.

Aktivis Republik Damai Jawa Timur mengingatkan proses pergantian Ketua harus bersih dari tindakan gratifikasi maupun praktik politik dagang sapi, Kamis (11/6).

Ketua Republik Damai Jawa Timur Norman Susanto mengaku saat ini muncul desas-desus adanya upaya tidak benar demi memperebutkan jabatan orang nomor satu di lembaga Legislatif Magetan tersebut.

” Isu yang beredar dari beberapa jago itu sudah menjanjikan kepada partai, salah satunya untuk pembelian tanah untuk kantor, selain itu juga menjanjikan isunya itu menjanjikan uang, dan itu tidak sedikit, miliaran.” katanya, Kamis (11/6).

Baca Juga :  Buruh Pabrik Rokok Hingga Maskin Magetan Bakal Dapat BLT.

Norman Susanto berharap kasus yang menjerat Ketua DPRD Magetan Suratno tidak kembali terulang di masa depan.

” Jangan sampai di estafet berikutnya terjadi seperti itu lagi, sebagai calon Ketua dewan itu harus clear“, jelasnya.

Baca Juga :  Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan terhadap proses penggantian pimpinan Ketua DPRD Magetan, apabila terjadi kecurangan maka Republik Damai Jawa Timur tidak akan segan-segan menyeret pihak-pihak terkait ke ranah hukum.

” Jika nanti memang dugaan suap ini terjadi, ada indikasi. Saya akan melakukan tindakan hukum entah itu kejaksaan agung ataupun KPK. Pasti saya laporkan, Gratifikasi masuk, tindak pidana suap masuk”, pungkas Ketua Republik Damai Jawa Timur.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB