Wujudkan Rumah Sakit Ramah Disabilitas, RSDH Ponorogo Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur RSDH Ponorogo Dr Made Jaren saat membuka In House Training pelatihan bahasa isyarat dasar yang di gelar di auditorium lantai 4 ruang Tulip RSDH.

Plt Direktur RSDH Ponorogo Dr Made Jaren saat membuka In House Training pelatihan bahasa isyarat dasar yang di gelar di auditorium lantai 4 ruang Tulip RSDH.

PONOROGO, JATIMNESIA – Komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat terus digelorakan oleh RSUD dr. Harjono (RSDH) Ponorogo. Sebagai bagian dari upaya nyata mewujudkan rumah sakit yang ramah disabilitas, manajemen rumah sakit menggelar In House Training (IHT) berupa Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar bagi para staf dan tenaga kesehatannya, Senin (14/09/2026).

Kabid Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, fasilitas kesehatan milik pemerintah dituntut untuk mampu memberikan pelayanan secara menyeluruh tanpa terkecuali, baik kepada masyarakat umum maupun penyandang disabilitas.

“Pelatihan bahasa isyarat dasar ini memang kami sangat membutuhkan sekali. Artinya, pasien kami tidak hanya pasien-pasien yang normal, tetapi ada juga pasien yang disabilitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan hak-hak kelompok disabilitas telah menjadi arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Rumah sakit harus mampu beradaptasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya agar dapat berkomunikasi dengan baik kepada seluruh pasien.

Baca Juga :  Kesehatan Driver Speedboat Sarangan Dipantau Ketat.

“Ini sudah menjadi harapan dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, bahwasanya rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan secara menyeluruh. Sehingga, kami harus meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan teman-teman disabilitas agar hak-hak mereka tetap terpenuhi,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan pelatihan ini, RSDH Ponorogo menggandeng Sekolah Luar Biasa (SLB)-B Pertiwi Ponorogo sebagai mitra strategis dan narasumber. Para tenaga kesehatan dibekali tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung mengenai komunikasi efektif, ekspresi wajah, bahasa tubuh, hingga kosakata dasar bahasa isyarat yang kerap dibutuhkan dalam pelayanan medis sehari-hari.

Sugianto menilai, keterbatasan komunikasi tidak boleh menjadi hambatan bagi pasien penyandang disabilitas untuk mendapatkan layanan medis yang aman, nyaman, dan bermutu. Ke depan, peningkatan kompetensi SDM ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan agar standar pelayanan bagi pasien disabilitas setara dengan pasien lainnya.

“Kami ingin menjadikan rumah sakit ini ramah disabilitas. Baik dari segi sarana prasarana maupun SDM-nya akan terus kami tingkatkan, sehingga pelayanan disabilitas memiliki standar dan kualitas yang sama dengan pasien yang lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Dana Transfer Ponorogo Dipangkas Rp 142 Miliar, DPRD Soroti Nasib Infrastruktur Desa Hingga Utang PEN.

Selain berfokus pada pelayanan pasien, Sugianto juga menyinggung regulasi pemerintah yang memberikan hak setara bagi penyandang disabilitas, termasuk peluang berkarier di sektor publik maupun fasilitas layanan kesehatan. Berdasarkan pengalamannya, para penyandang disabilitas sering kali memiliki etos kerja yang tinggi dan tingkat fokus yang sangat baik dalam menjalankan tugas.

“Di pemerintahan ini, disabilitas mempunyai hak yang sama, sehingga kita harus menempatkan mereka sesuai dengan haknya. Contohnya, mereka justru bekerja lebih fokus karena dengan adanya kekurangan mereka, kefokusan di bidang lain malah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Melalui langkah konkret ini, RSUD dr. Harjono Ponorogo berharap dapat terus membangun budaya kerja yang mengedepankan empati, inklusivitas, serta penghormatan terhadap hak-hak seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

Penulis : ROHMAN

Berita Terkait

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.
BPPKAD Ponorogo Undi Hadiah Pajak Ekstravaganza, Ada Yamaha X-MAX
TKD Merosot Rp 142,33 Miliar, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Atur Ulang Prioritas APBD 2027
Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.
Inovasi SAKTI RSUD Bantarangin Ponorogo, Hasil Rontgen Bisa Dikirim ke Pasien Tanpa Cetak Film
Ribuan Penonton Padati Pembukaan Kemilau Pekan Raya Ponorogo, Last Child Jadi Magnet
Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar
Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:39 WIB

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.

Kamis, 5 November 2026 - 16:05 WIB

BPPKAD Ponorogo Undi Hadiah Pajak Ekstravaganza, Ada Yamaha X-MAX

Rabu, 4 November 2026 - 16:57 WIB

Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.

Rabu, 4 November 2026 - 16:36 WIB

Inovasi SAKTI RSUD Bantarangin Ponorogo, Hasil Rontgen Bisa Dikirim ke Pasien Tanpa Cetak Film

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Ribuan Penonton Padati Pembukaan Kemilau Pekan Raya Ponorogo, Last Child Jadi Magnet

Senin, 2 November 2026 - 16:28 WIB

Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 16:26 WIB

Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III

Minggu, 1 November 2026 - 19:01 WIB

Telaga Ngebel Hadirkan Atraksi Wisata Malam, Pemkab Ponorogo Bidik Peningkatan PAD

Berita Terbaru

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno saat memimpin rapat Paripurna.

Politik & Pemerintahan

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:39 WIB

Terduga Pelaku Kabur Mengendarai Sepeda Motor.

Hukum & Kriminal

Anak Bawah Umur Di Magetan Jadi Korban Pencabulan dan Kekerasan.

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:34 WIB

Ketua DPRD Magetan, Riyin Nur Asiyah,

MAGETAN

Pokir DPRD Magetan Puluhan Miliar Ditangguhkan KPK

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:06 WIB

Sekda Ponorogo Agus Sugiharto dan Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno serta Sekretaris BPPKAD Ponorogo Hendry Supriyanto saat memulai pengundian Pajak Ekstravaganza 2026.

Ekonomi & Bisnis

BPPKAD Ponorogo Undi Hadiah Pajak Ekstravaganza, Ada Yamaha X-MAX

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:05 WIB