MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Ratusan calon penerima bantuan beasiswa Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Magetan harus kecewa karena potensi kegagalan mendapatkan bantuan biaya pendidikan tersebut.
Pasalnya, saat penandatanganan nota kesepakatan rancangan KUA dan PPAS Tahun 2026, Senin (7/9) kemarin, usulan tambahan anggaran beasiswa tahap II (dua) pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 gagal dikabulkan.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan telah mengajukan anggaran senilai satu miliar rupiah untuk beasiswa tahap dua.
” Pada P-APBD ini tidak ada tambahan anggaran untuk beasiswa. Usulan kita terkait penambahan anggaran tidak diakomodir.” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dikpora Magetan, Wahyu Wijayanto, Rabu (9/9).
Karena telah memenuhi syarat sebagai penerima bantuan namun belum mendapatkam alokasi kuota bantuan beasiswa di tahu anggaran 2026, Dikpora Magetan bakal berkoordinasi dengan tim teknik beasiswa untuk menentukan nasib 122 mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan tersebut.
” Itu nanti akan diputuskan waktu rapat koordinasi tim teknis beasiswa mas, apakah tahun depan perlu mengirim berkas lagi atau tidak.” jelas Wahyu Wijayanto.
Disisi lain, pihaknya tidak bisa menjamin ratusan mahasiswa asal Kabupaten Magetan tersebut akan mendapatkan bantuan meski di pemberkasan tahun ini telah memenuhi syarat.
” Untuk DTSEN karena banyak perubahan maka harus mencetak DTSEN yang baru. Terkait ini kami belum bisa memastikan, soalnya dengan hasil desil yang baru, jumlah pendaftar pasti akan berubah. Kepastiannya juga nanti setelah dilaksanakan rapat dengan tim teknis beasiswa.” pungkas Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dikpora Magetan.
Penulis : JOKO NUGROHO









