BPBD Magetan Bantah Berita Krisis Air Bersih Laman DPRD Jatim.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Laman Berita DPRD Jatim.

Tangkapan Layar Laman Berita DPRD Jatim.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan membantah berita krisis air bersih yang terjadi pada 3 desa di Kecamatan Karas dan Kecamatan Parang, Jum’at (11/9).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Magetan, Eka Radityo, mengatakan informasi krisis air bersih itu muncul dari salah satu website resmi DPRD Jatim edisi Jumat, 14 Agustus 2026.

” Tindak lanjut terkait dengan pemberitaan adanya kekeringan, kemarin ada berita itu”, kata Eka, Jum’at (11/9).

Baca Juga :  Polemik PSU Perumahan, DPRD Magetan Klarifikasi Dinas Perkim.

Dari laman itu, tiga desa yang disebutkan terjadi krisis air bersih diantaranya Desa Karas dan Kuwon Kecamatan Karas serta Desa Sayutan di Kecamatan Parang.

” Informasi dari Kepala Desa Kuwon dan Desa Karas, serta laporan dari perangkat desa masing-masing tidak ada laporan kekeringan di wilayah tersebut”, beber Kalaksa BPBD Magetan.

Fakta yang sama juga ditemukan di Desa Sayutan Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, dimana ketersediaan air bersih di lokasi itu masih aman serta bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga :  TKP Magetan, Bayi Laki-Laki Dibuang Didepan Toko Besi

” Di wilayah Desa Trosono dan Sayutan Kecamatan Parang kebutuhan air bersih masyarakat masih tercukupi, oleh Pamsimas dan sumur dalam. Ya artinya sampai dengan saat ini di Magetan tidak ada kejadian kekeringan.” pungkas Kalaksa BPBD Magetan.

Penulis : JOKO NUGROHO

Berita Terkait

Dibalik Gemerlap Peringatan HUT Ke-351 Magetan, Ratusan Ribu Keluarga Masuk Kategori Miskin.
Belasan ASN Magetan Rangkap Jabatan
Bakesbangpol Magetan Beri Pelajaran Politik 6.590 Gen Z
Hasil Lelang Kendaraan Dinas Pemkab Magetan Belum Dilunasi Pemenang.
DPRD Jatim Minta Polisi Dalami Karhutla Magetan.
Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.
Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.
2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Dibalik Gemerlap Peringatan HUT Ke-351 Magetan, Ratusan Ribu Keluarga Masuk Kategori Miskin.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Bakesbangpol Magetan Beri Pelajaran Politik 6.590 Gen Z

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Hasil Lelang Kendaraan Dinas Pemkab Magetan Belum Dilunasi Pemenang.

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:48 WIB

DPRD Jatim Minta Polisi Dalami Karhutla Magetan.

Kamis, 24 September 2026 - 21:36 WIB

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 September 2026 - 21:32 WIB

Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.

Rabu, 23 September 2026 - 16:40 WIB

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Selasa, 22 September 2026 - 18:12 WIB

Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.

Berita Terbaru

Kantor DPMPTSP Magetan.

Hukum & Kriminal

DPMPTSP Duga Seluruh Tempat Karaoke Di Magetan Belum Berijin.

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:18 WIB

Pasar Baru Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Bupati Magetan Berharap Investor Sudi Investasi Di Pasar Baru Magetan.

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:11 WIB

Aktifitas Jual beli Sembako.

Ekonomi & Bisnis

Pasar Murah Sembako HUT Ke-351 Magetan Diserbu Warga.

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:32 WIB

Longsor Talud Di Kawasan Wisata Sarangan

Pariwisata

Pengelola Jasa Wisata Keluhkan Sarangan Magetan Bakal Sepi.

Senin, 12 Okt 2026 - 10:01 WIB