MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan Komisi B bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memantau langsung kesehatan hewan kurban di pasar hewan Desa Bulugunung Kecamatan Plaosan, Jum’at (22/5).
Inspeksi ini merupakan langkah DPRD Kabupaten Magetan untuk memastikan kondisi hewan ternak khususnya sapi layak digunakan hewan kurban pada perayaan Idul Adha, 27 Mei 2026 mendatang.
” Kami datang berkunjung itu untuk memastikan bagaimana apakah hewan-hewan yang ada disini itu sehat, dan kita melihat bagaimana ekonomi bisa tumbuh disini.” kata Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, Jum’at (22/5).
Dari pemantauan langsung itu, Dewan mendapati fakta bahwa aktifitas penjual hewan ternak sangat ramai dengan harga jual yang cukup menjanjikan.
” Terlihat dari jumlah sapi yang ada dan yang keluar, jadi banyak sapi yang terjual disini dan kita tadi juga bertanya kepada pedagang harga sapi hari ini lumayan tinggi. Sehingga itu bisa menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat, harga jualnya alhamdulillah tahun ini lumayan tinggi. Meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya “, jelas Rita Haryati.
Rita Haryati memastikan kondisi kesehatan sapi di Pasar Hewan Plaosan dalam kondisi baik serta diharapkan bisa memulihkan semangat peternak pasca menyebarnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa waktu yang lalu.
” Jadi tidak ada sapi sakit disini. Dan semoga kedepan perekonomian peternak sapi ini bisa kembali berjaya tidak merugikan. Karena bagaimanapun juga tahun-tahun lalu kita habis diserang yang namanya virus PMK, semoga ini nanti bisa memulihkan semangat dan minta peternak sapi khususnya di wilayah Magetan.” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan drh.Nur Haryani mengingatkan masyarakat yang tengah berburu hewan kurban agar memilih hewan yang telah memiliki Surat Keterangan Sehat ( SKS).
” Untuk yang mencari hewan kurban, kita sarankan di pasar atau titik kumpul itu kan sudah diperiksa oleh tenaga medis kita ya, dan kita disana juga sudah mengeluarkan surat keterangan sehat, jadi mungkin kalau lebih afdolnya jika mencari ternak pastikan dia memiliki surat keterangan sehat”, bebernya.
Penulis : Joko Nugroho








