MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Sejumlah pedagang di Pasar Sayur Magetan mengeluhkan atap yang bocor di sejumlah titik ketika hujan deras, Selasa (3/3).
Salah satu pedagang Pasar Sayur Magetan, Ginah, mengaku meskipun kondisi seperti itu dirinya tetap berjualan walau saat ini pembeli tidak seramai sebelumnya.
” Sepi banget tidak ada orang, pemasukan itu tidak ada”, kata warga Plaosan itu, Selasa (3/3).
Menurut Ginah, sepinya pembeli di Pasar Sayur Magetan diduga menjamurnya pedagang sayur keliling ( ethek) serta sistem belanja Online yang mulai disukai generasi muda.
” Banyak pedagang ethek dan online itu lo, pasarnya jadi sepi. Tidak ada yang masuk di pasar.” ungkap Ginah.
Sementara itu, dirinya juga mengaku kondisi atap fasilitas Pasar Sayur Magetan masih perlu perhatian lagi mengingat apabila hujan deras banyak kebocoran di sejumlah titik.
” Ada yang bocor itu, talangnya rusak.” ujarnya.
Pedagang Pasar Sayur lainnya juga membenarkan keluhan serupa, bahkan barang dagangannya terkena percikan air hujan meski sudah berada di dalam pasar.
” Hujan terus sampai bocor ini, sampai seperti ini kena air hujan. Kalau sudah seperti ini harganya jadi murah.” ucap Painem (60).
Pedagang dari Desa Balegondo Kecamatan Ngariboyo tersebut, mengaku meskipun kurang dua pekan lagi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, pengunjung hanya melakukan pembelian dengan jumlah yang sangat kecil.
” Sepi pasarnya tidak ada orang belanja, sepi banget, biasanya saat seperti ini sudah ramai. Sedikit, seperempat atau setengah kilo saja belinya”, tutup Painem.
Penulis : joko nugroho








