Paska Terima SK PPPK Ponorogo Wajib Tanam Pohon.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Serahkan bibit tanaman kepada perwakilan PPPK.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Serahkan bibit tanaman kepada perwakilan PPPK.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (24/9).

SK diberikan langsung Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Lisdyarita, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno serta sejumlah pejabat teras dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

” Kita serahkan SK para PPPK. Saya hanya berpesan tidak banyak, hanya etos kerja, moral, dan teladan. Itu artinya tidak hanya sekedar bekerja tetapi ada perjanjian agung pengabdian,” kata Sugiri Sancoko, Rabu (24/9).

Pada tahap II ini, kuota yang disediakan sebanyak 312 formasi meliputi 114 guru, 71 tenaga kesehatan, dan 127 tenaga teknis. Setelah serangkaian tahap seleksi, didapati 241 orang yang berhasil dinyatakan layak menjadi PPPK.

Baca Juga :  Kebijakan Pemkab Magetan, Beli Mobdin Mewah Dikala Ekonomi Rakyat Masih Susah.

” Total 241. Guru terisi 83, kesehatan 41 dan teknis 117 orang,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi (P3DSI) ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Ahmad Zamroni, Rabu (24/9).

Sementara itu, PPPK yang menerima SK diwajibkan membawa satu bibit pohon yang akan digunakan untuk penghijauan. ” Sebagai wujud rasa syukur menyumbangkan satu pohon kepada pemkab ponorogo untuk dijadikan tanaman penghijauan,” tutur Ahmad Zamroni.

Baca Juga :  Berkas Perkara Dugaan Korupsi DPRD Magetan P-21, Suratno dkk Bakal Disidangkan di Pengadilan Tipikor.

Ratusan PPPK baru ini akan Terhitung Mulai Tugas (TMT) 1 Oktober 2025. ” Mulai tanggal 1 Oktober,” tambah Ahmad Zamroni.

Sementara itu, salah satu PPPK penerima SK, Misdianto (55), mengaku senang setelah penantianya selama 10 tahun lebih terbayar ketika menjadi pegawai non-ASN di Puskesmas Sampung.

” Serabutan sopir ambulance di Puskesmas Sampung, dari 2013 sampai sekarang, sekitar sepuluh lebih. Alhamdulillah senang, saya tekuni dari awal ikhlas bekerja,” pungkasnya

Berita Terkait

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.
Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.
Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.
Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.
Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.
Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.
DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:36 WIB

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 September 2026 - 21:32 WIB

Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Rabu, 23 September 2026 - 16:40 WIB

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Selasa, 22 September 2026 - 18:12 WIB

Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.

Minggu, 20 September 2026 - 15:09 WIB

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Selasa, 15 September 2026 - 16:54 WIB

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 September 2026 - 15:37 WIB

DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB