BLITAR [Jatimnesia.com] – Bupati Blitar, Rijanto menghadiri acara Puncak Dharma Santi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Blitar di kawasan wisata Hutan Jati Jatipak, Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Minggu (11/5).
Acara tersebut merupakan rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.
Ketua PHDI Kabupaten Blitar, Priyoko dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Blitar beserta rombongan dalam kegiatan yang dihadiri ratusan umat Hindu se-Blitar Raya.
“Kami hari ini umat Hindu se-Blitar Raya menggelar acara Dharma Santi Tahun 2025 di Wisata Hutan Jati Jatipak Desa Plumbangan, Kecamatan Doko. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Blitar beserta jajaran atas kehadirannya,” ucap Priyoko.
Ia menjelaskan, kegiatan Dharma Santi ini merupakan penutup dari rangkaian perayaan Nyepi yang diawali dengan upacara Melasti di Pantai Jolosutro, dilanjutkan dengan pawai Ogoh-Ogoh atau Tawur Agung, dan ditutup dengan Dharma Santi.
“ Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Hindu dan juga dengan umat beragama lainnya. Semoga dengan terpilihnya kembali Bapak H. Rijanto sebagai Bupati Blitar, Kabupaten Blitar akan semakin berdaya dan berjaya untuk seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Blitar, Rijanto, mengapresiasi kekompakan umat Hindu di Kabupaten Blitar dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang penuh semangat gotong royong.
“Kami sangat mendukung kegiatan Dharma Santi ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan umat Hindu menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Blitar,” ujar Bupati Blitar.
Sebelum memberikan sambutan, Bupati Blitar secara simbolis menyerahkan tropi kepada para pemenang lomba Ogoh-Ogoh serta memberikan bantuan kepada siswa-siswi yang telah mengikuti pembekalan keagamaan.
Acara Dharma Santi juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian tradisional khas Kabupaten Blitar yang disambut antusias oleh para peserta. Suasana penuh kebersamaan dan toleransi begitu terasa sepanjang kegiatan.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan Forkopimda, sejumlah kepala OPD dan Kabag, Camat Doko, Pj Kepala Desa Plumbangan beserta perangkat desa, serta ratusan umat Hindu dari berbagai wilayah di Blitar Raya.
Dharma Santi Tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Blitar terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang harmonis, berdaya, dan berjaya. (adv).








