Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Lahan Pasar Hewan Plaosan diduga mengalami penyusutan akibat tergerus pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan, Minggu (24/5).

Kabarnya, Pemerintah desa setempat telah mengusulkan lahan lain untuk pembangunan KDKMP namun ditolak karena ukur lahan yang kurang dari spesifikasi.

Dikonfirmasi JATIMNESIA, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan ketika kunjungan kerja ke Pasar Hewan Plaosan, Jumat 23 Mei 2026 lalu, mengaku bakal menganggarkan untuk perluasan lahan pasar hewan Plaosan tersebut.

” Kebetulan pasar hewan Plaosan ini kan digunakan sebagian untuk KDKMP. Tapi sama pemerintah desa itu kan diganti dengan belakang ini”, kata Ketua Komisi B DPRD Magetan Rita Haryati, Jumat 23 Mei 2026.

Baca Juga :  Legislator PDIP Mundur Dari Anggota DPRD Magetan.

Karena terpaksa digeser untuk pembangunan progam pemerintah pusat, Dewan Magetan berkomitmen melakukan penganggaran agar fungsi pasar hewan Plaosan sebagai tempat jual beli hewan ternak oleh warga bisa kembali berjalan normal.

” Yang kita pakai ini nanti di PAK anggaran perubahan 2026 ini akan diperbaiki, jadi akan dikembalikan supaya pasarnya lebih luas lagi”, jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Blitar Apresiasi Kesuksesan Pilkada 2024

Selain perluasan kembali lahan pasar hewan, Komisi B memastikan akses jalan masuk juga menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

” InsyaAllah nanti Disperindag juga mempunyai program di tahun ini. Semoga lancar semoga bisa berjalan, termasuk jalan akses jalan, akses parkir akan diperbarui. Semoga APBD kita tidak mengalami kendala sehingga tidak ada efisiensi di Disperindag supaya pasar ini bisa sesuai dengan harapan pedagang dan masyarakat “, pungkas Rita Haryati.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB