Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono.

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Dibalik rencana pemberian kembali tanah hibah oleh Pemkab Magetan kepada Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menimbulkan polemik disejumlah pihak.

Informasi yang beredar, Pemkab akan menghibahkan 15 hektar tanah aset kepada Unesa untuk pengembangan kampus.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKS,Riyono, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan untuk mengkaji lebih serius pelepasan tanah aset daerah yang kabarnya berada diwilayah Kecamatan Kota Magetan.

” Hibah kalau sampai 15 atau 16 hektare juga harus melalui persetujuan teman-teman di DPRD Magetan. Pelepasan aset yang menjadi miliknya Kabupaten, harus dicek itu nilainya berapa, harus persetujuan dari teman-teman di DPRD Kabupaten Magetan. Itu kan pelepasan aset milik pemerintah daerah”, katanya, Minggu ( 9/8).

Baca Juga :  Paripurna DPRD Kabupaten Blitar Gelar Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

Legislator PKS ini berharap ada manfaat nyata untuk Magetan dengan pemberian aset tanah kepada Unesa, dan tidak menguntungkan satu pihak semata.

” Tinggal tadi win-win solusion nya. Dan mungkin juga perlu ada kerjasama, nanti antara Unesa dengan sekolah-sekolah menengah atas di Magetan ini untuk memprioritaskan mahasiswa dari Magetan. Biar SDM-SDM bagus di Magetan ini juga nanti dididik di Magetan.” ungkapnya.

Baca Juga :  Kehabisan Anggaran, Program Angkutan Gratis Pelajar Magetan Mandek.

Riyono melihat, sejumlah aset tanah Pemkab Magetan belum terpakai maksimal, keberadaan Unesa dapat menjadi mediator memanfaatkan aset – aset tersebut untuk rakyat Magetan.

” Kan rata-rata Pemda ini banyak punya aset tapi posisinya tidak termanfaatkan. Daripada tidak dimanfaatkan lebih baik dimanfaatkan apalagi ini untuk pendidikan. Saya prinsipnya setuju, karena ini kan untuk mendorong SDM dan anak-anak muda kita yang di Magetan ini kan kalau ada kampus saya rasa juga bagus.” pungkasnya.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.
Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.
2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.
Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.
Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.
Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.
DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.
Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:36 WIB

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 September 2026 - 21:32 WIB

Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.

Rabu, 23 September 2026 - 16:40 WIB

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Selasa, 22 September 2026 - 18:12 WIB

Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.

Minggu, 20 September 2026 - 15:09 WIB

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Selasa, 15 September 2026 - 16:54 WIB

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 September 2026 - 15:37 WIB

DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.

Senin, 14 September 2026 - 17:45 WIB

Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB