Magetan Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat 2025.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Kepala OPD terkait dan Tim Kabupaten Sehat.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Kepala OPD terkait dan Tim Kabupaten Sehat.

MAGETAN, JATIMNESIA,COM – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan menjadi salah satu daerah yang terpilih untuk mengikuti tahapan verifikasi lanjutan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2025.

Verifikasi lanjutan yang digelar secara virtual diruang jamuan itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti atau Nanik Sumantri, memaparkan 9 (sembilan) tatanan Kabupaten Sehat dihadapan tim penilai KKS pusat, Rabu (13/8).

Verifikasi lanjutan ini menjadi tahapan penting dalam penilaian penghargaan Swasti Saba Wiwerda, predikat bagi daerah yang berhasil menciptakan kondisi daerah yang berlingkungan sehat dan masyarakat sehat dan mandiri.

“ Harapannya kedepan Kabupaten Magetan bila telah mendapat Swasti Saba Wiwerda ini, semua wilayah bisa menerapkan hidup sehat, “ kata Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, Rabu (13/8).

Dihadapan tim verifikasi pusat, yang diketuai Nani Rohani, SKM., MARS, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Nanik Sumantri memaparkan 9 tatanan inovasi yang menjadi kunci terwujudnya Kabupaten Sehat, meliputi tatanan sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, lalu lintas, perlindungan sosial hingga tatanan penanggulangan bencana.

Baca Juga :  RSUD dr Sayidiman Magetan Gelar "Festival Anak Hebat".

Nanik Sumantri memaparkan berbagai inovasi yang dilaksanakan Pemkab Magetan pada setiap tatanan, salah satunya pada tatanan Sehat Mandiri berupa ;

1. Kader Mayangsari (Gerakan Magetan Sayang Remaja Ibu Dan Bayi) Sebagai Inovasi Dalam Upaya Menurunkan Jumlah Kematian Ibu Dan Bayi.
2. Situ– ILP (Sistem Skrining Terpadu– Integrasi Layanan Primer) Sebagai Inovasi Pencatatan Hasil Skrining Terintegrasi, Di Posyandu Ilp Puskesmas.
3. Anting Emas (Asuh Balita Stunting Untuk Wujudkan Generasi Magetan Berkualitas) Dengan Orang Tua Asuh Dari Seluruh Kepala OPD, Forkopimda, Dan CSR Bagi Anak Yang Terkena Stunting.
4. “Puspa Hunting” (Puskemas Panekan Hunter’s Tb-Stunting) Dengan Mengintegrasikan Pencegahan Stunting Dan Skrining TBC.
5. Jekmil (Ojek Ibu Hamil) Adalah Kader Yang Memberikan Layanan Pendampingan, Mengantar Ibu Hamil Ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
6. Buser PTM (Buru Sergap Penyakit Tidak Menular) Dengan Pelayanan Jemput Bola Bagi Penderita Hipertensi.

Baca Juga :  Update Relokasi Pasar Hewan Maospati Magetan.

“ Ini tadi masih verifikasi, untuk meraih Swasti Saba Wiwerda tadi masih ada catatan, dan catatan tersebut sudah saya sampaikan ke dinas terkait untuk segera di cukupi, “ ungkap Bupati Magetan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Magetan dr. Rohmat Hidayat, mengaku akan terus berupaya mengenjot temuan sejumlah penyakit di masyarakat sesuai dengan target pusat untuk menambah nilai indikator. “ Tetap kita upayakan supaya terus meningkat dari target, “ jelasnya.

Sebagai informasi, Pemkab Magetan tahun 2023 telah mengantongi penghargaan Swasti Saba Padapa. Diharapkan dengan momentum tersebut dapat naik kelas menjadi Swasta Saba Wiwerda. “ Tahun ini kita berupaya naik menjadi Wiwerda, “ pungkasnya.

Berita Terkait

Kisah Pilu Warga Ponorogo, Anak Meninggal Karena TBC, Sisakan Biaya Pengobatan Jutaan Rupiah.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WIB

Kisah Pilu Warga Ponorogo, Anak Meninggal Karena TBC, Sisakan Biaya Pengobatan Jutaan Rupiah.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Suratno bersama 5 Tersangka di Rutan Kelas IIB Magetan. (Ist)

Hukum & Kriminal

Korupsi Pokir DPRD Magetan Disidang 1 Oktober 2026.

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB