MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Pemerintah desa (Pemdes) Karangrejo, Kecamatan Kawedanan menggelar acara tahunan Gebyar Seribu Jamu, Minggu ( 24/8).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Desa Karangrejo itu juga dibersamakan dengan event jalan santai warga setempat dalam rangkaian peringatan HUT Ke – 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“ Kegiatan ini untuk menyemarakkan hari ulang tahun Indonesia yang digelar rutin tiap tahun. Acara dibuka jam 7 pagi, ada puluhan lapak penjual jamu dan dilanjutkan jalan sehat untuk umum, ” kata Kepala Desa (Kades) Karangrejo Suharno, Minggu (24/8).
Peringatan yang dikemas pola hidup sehat itu juga sebagai branding Desa Karangrejo yang sebagian besar penduduknya sebagai produsen jamu lokal asli yang telah turun temurun.
Salah satu produsen jamu, Ginah, dirinya mengaku telah 29 tahun keliling menjajakan jamu asli buatannya hingga ke luar desa, mulai jamu paitan, beras kencur, kunir asem, dan lainnya yang telah mengantongi ijin edar.
” Saya keliling naik motor, perbotol jamu 3 ribu rupiah,” ungkapnya, Minggu ( 24/8).
Sekretaris camat (Sekcam) Kawedanan Mahesa Kurniawan Fadli mengaku jika dirinya sangat mengapresiasi event tersebut, karena sekaligus sebagai wadah nguri-nguri budaya dan memperkuat gotong-royong masyarakat.
” Melihat banyak sekali orang yang datang tentu ini sebagai branding desa dan memperkokoh rasa nasionalisme warga kita,” ujar Mahesa.
Dalam acara itu, warga juga disuguhi hiburan musik serta pembagian hadiah melalui kupon undian dengan doorprize kambing dan sepeda listrik.








