MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Penanganan longsor di sisi selatan kawasan wisata Telaga Pasir Sarangan batal dilaksanakan tahun 2026 ini, Kamis (1/10).
Informasi yang dihimpun JATIMNESIA, perbaikan talud yang longsor pada 17 Januari lalu telah direncanakan bakal dikerjakan di bulan September 2026, namun hingga Oktober ini proses perbaikan masih belum juga terlaksana meskipun Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) telah mengajukan anggaran tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
” Tapi perkembangan terakhir karena baru rencana ternyata keuangan yang tidak mencukupi akhirnya kemarin pak Wabup sudah mengkomunikasikan dengan BBWS kepala yang baru. Tahun 2027 baru diagendakan untuk perbaikan, jadi tahun ini belum jadi dilaksanakan perbaikan talud Sarangan.” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, Kamis (1/10).
Muhtar juga belum mengetahui secara pasti kapan perbaikan tahun depan bisa dilakukan, namun diprediksi proses pengerjaan akan sulit berjalan di awal tahun 2027.
” Awal tahun kan terkendala air, pasti nanti mengerjakannya setelah surut seperti saat ini, itu memungkinkan untuk dikerjakan. Di bulan-bulan September November seperti itu.” jelasnya.
Karena belum ada perbaikan secara fisik, pihaknya tidak bisa berbuat banyak serta hanya bisa mengusahakan agar titik longgsor di kawasan wisata unggulan Kabupaten Magetan tersebut tidak semakin melebar.
” Bisanya kita hanya membatasi penggunaan jalan itu agar tidak memungkinkan ada longsor tambahan, tentunya kaitan perbaikan secara fisik karena menjadi kewenangan bengawan solo. Karena kalau kami menangani fisiknya akan salah kamar, bisanya kita membatasi agar longsor itu tidak bertambah.” pungkas Kepada Dinas PUPR Magetan.
Penulis : JOKO NUGROHO









