BLITAR, JATIMNESIA.COM – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, Pemerintah Kota Blitar kembali menggelar ajang tahunan Blitar Ethnic National (BEN) Carnival edisi ke-5 di sepanjang rute protokol Kota Blitar, Sabtu (22/8).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, festival kebudayaan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan pada malam hari.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, menyampaikan bahwa perubahan waktu pelaksanaan ini merupakan langkah inovasi untuk memberikan atmosfer dan pengalaman visual yang baru bagi masyarakat.
“ Karena ini edisi ke-5 atau 5 tahunan, maka mulai tahun ini kita coba tampilkan di malam hari. Kita ingin menampilkan hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” jelas Mas Ibin.
Dirinya juga menambahkan, BEN Carnival ke-5 menampilkan 40 ragam pertunjukan seni dan budaya yang mewakili adat istiadat dari 34 provinsi di Indonesia.
Gelaran rutin setiap bulan Agustus ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain sebagai sarana hiburan, ajang ini bertujuan mengenalkan kembali kebesaran serta keberagaman budaya Nusantara kepada masyarakat luas sebagai media pembelajaran interaktif.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemkot Blitar turut melakukan pembenahan teknis pada fasilitas penonton.
Pagar pengaman disepanjang rute dibuat lebih pendek guna memberikan kenyamanan dan pandangan yang lebih leluasa bagi warga.
Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran, Mas Ibin menegaskan bahwa penghematan hanya diterapkan pada operasional internal pemerintahan.
Untuk kegiatan publik yang bernilai edukatif dan menghibur, Pemkot Blitar tetap berkomitmen memfasilitasinya secara maksimal.
“ Efisiensi itu dilakukan di internal pemerintahan. Namun, untuk acara yang melibatkan masyarakat, menyuguhkan hiburan, hingga program bantuan, kami tidak memangkasnya. Esensi pemerintahan adalah kebersamaan dengan rakyat,” tegasnya.
“ Terkait kepesertaan, BEN Carnival ke-5 ini melibatkan seniman dan talent lokal Kota Blitar serta kolaborasi dari daerah-daerah lain untuk memenuhi kebutuhan penari dan pengisi acara,” tambahnya.
Mas Ibin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Blitar merencanakan penataan rute parade pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang agar festival ini mampu menampung antusiasme pengunjung yang lebih besar serta memperkuat identitas Blitar sebagai kota tujuan wisata budaya. (adv/kmf).
Penulis : Dyan Natalia









